Wilayah Adat

Desa Adat Mujaning Tembeling

 Teregistrasi

Nama Komunitas Mujaning Tembeling
Propinsi Bali
Kabupaten/Kota KLUNGKUNG
Kecamatan Nusa Penida
Desa -
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 0 Ha
Satuan Desa Adat Mujaning Tembeling
Kondisi Fisik Perbukitan
Batas Barat Berbatasan dengan Desa Adat _________ dan Banjar Adat Salak. Selanjutnya ke arah barat daya mengikuti jalan setapak dan Lembah Tukad sampai bertemu Lembah ______, selanjutnya menaiki bukit mengikuti batas tegal, dan Jalan Banjar Salak. Kemudian ke arah selatan menaiki bukit mengikuti batas kebun dan menyusuri lereng bukit sampai titik di atas jembatan Pura Batu Bolong. Selanjutnya menuruni jurang sampai bertemu Jalan Tembeling – Banjar Adat Mawan yang berbatasan dengan hutan milik pribadi sampai bertemu dengan jembatan sebagai titik utara batas Hutan Tembeling. Kemudian menyusuri lereng bukit yang merupakan batas Hutan Tembeling sampai bertemu tebing di atas laut Samudra Hindia, lalu menuruni tebing menuju laut Samudra Hindia.
Batas Selatan Berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, menuju ke arah timur menyusuri pinggir tebing melewati Pantai Tembeling dan Bukit Saren.
Batas Timur Berbatasan dengan Desa Adat ________ dan Banjar Adat Macang. Dimulai dari tebing bawah yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, menaiki tebing ke Tukad Bilis, terus ke arah utara menyusuri Tukad Bilis sampai di Lembah Kalipapa, kemudian menyusuri Lembah Kalipapa dan dilanjutkan dengan batas tegal sampai bertemu Jalan Raya _______. selanjutnya mengikuti jalan raya dan berbelok menyusuri batas tegal melewati plang batas Desa Adat Mujaning Tembeling – Banjar Adat Macang dan plang batas Desa Adat Mujaning Tembeling – Banjar Adat Macang – Banjar Dinas Batukandik II. Selanjutnya mengikuti Jalan _______ dan menyusuri tanah milik dan batas tegal melewati batas Desa Adat Mujaning Tembeling – Banjar Dinas Batukandik II – Desa Adat _______. Terus menyusuri batas tegal, kemudian menyusuri lembah sampai bertemu tanah milik Pak Genuh.
Batas Utara Berbatasan dengan Desa Adat ________ dan Banjar Adat Mawan. Selanjutnya ke arah barat masih mengikuti batas tanah milik, menyusuri lereng bukit dan Jalan ________ sampai bertemu batas Hutan Pura Saab. Selanjutnya menyusuri batas Hutan Pura Saab sampai pojok barat daya Hutan Pura Saab, kemudian menuruni bukit dan menyusuri lembah sampai Yeh _______. Selanjutnya melintasi bukit menyusuri batas tanah milik sampai batas antara Desa Adat Mujaning Tembeling – Banjar Adat Mawah – Desa Adat _________.

Kependudukan

Jumlah KK 140
Jumlah Laki-laki 167
Jumlah Perempuan 282
Mata Pencaharian utama Petani (lahan kering)

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Desa Adat Mujaning Tembeling terdiri dari tiga banjar, yaitu Banjar Saren, Banjar Dehan, dan Banjar Pangkung Anyar yang masing-masing memiliki kisahnya sendiri. Secara umum nama Mujaning Tembeling berasal dari kata Mujanan, yaitu nama pura yang terkait dengan kisah Banjar Saren; dan kata Tembeling, nama mata air yang terletak di dalam hutan.

Berdasarkan Babad Buncing, leluhur warga Saren berasal dari keluarga brahmana/pendeta di Pejeng, Gianyar. Sang Kembar Buncing (kembar perempuan dan laki-laki) bersama para pengawalnya pertama kali tiba di Nusa Penida adalah di daerah Batununggul. Sang Buncing tinggal dan menikah di sana, namun kemudian memutuskan untuk berjalan agak jauh ke tempat yang lebih tinggi agar bisa melihat Pejeng. Kemudian lahir seorang putra yang bernama Ida Gede Maos, setelah dewasa menjadi pendeta dan mendirikan griya (tempat tinggal pendeta). Tempat tersebut kemudian dinamakan Banjar Maos.

Ida Gede Maos memiliki keturunan laki-laki dan perempuan. Setelah lama tinggal di Maos, keturunannya tidak juga bertambah, sehingga memutuskan untuk mencari tempat tinggal baru. Hingga kemudian tiba di Saren yang berasal dari kata mereren (berhenti). Pada tempat yang baru ini beliau memiliki kebun dengan batas di sebelah timur (utara kompas) adalah Pengalusan, batas utara (barat laut kompas) adalah Limo Bali, batas barat (barat daya kompas) adalah Tembeling, dan batas selatan (timur kompas) adalah Gunung Dalwang (sekarang bernama Gunung Sekar).

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

- Kawasan lindung (Hutan Pura Saab dan Tembeling
- Kawasan budidaya (ladang dan permukiman)
 
- Tanah bersertifikat (pribadi dan Pura Saab)
- Tanah PKD (Pekarangan Desa) di tiga banjar
 

Kelembagaan Adat

Nama Desa Adat Mujaning Tembeling
Struktur Bendesa: I Made Wistawan Patajuh: I Ketut Sutama Penyarikan: I Wayan Sulastra Juru Raksa: I Wayan Resna Kesinoman: 1. I Nyoman Citra 2. I Wayan Gania 3. I Wayan Saja Baga Parahyangan: 1. I Putu Sudana 2. I Made Mastra 3. I Nengah Sutama Baga Pawongan: 1. I Made Granyam Atmaja 2. I Kadek Mardika 3. I Ketut Sania Baga Palemahan: I Wayan Suardanawan
Prajuru (pengurus) Desa Adat melaksanakan tugas dan wewenang secara kolektif kolegial, meliputi:
- Menyusun rencana strategis dan program pembangunan desa adat
- Menyusun rancangan APB Desa Adat
- Melaksanakan program pembangunan desa adat melalui kegiatan parahyangan, pawongan, dan palemahan
- Melaksanakan awig-awig dan perarem desa adat
- Menyelesaikan perkara adat yang terjadi dalam wewidangan desa adat
- Mengatur penyelenggaraan kegiatan sosial dan keagamaan dalam wewidangan desa adat
- Melaporkan hasil pelaksanaan program dalam paruman desa adat
 
Ditetapkan dalam paruman (rapat) desa adat yang diselenggarakan oleh prajuru (pengurus desa adat) serta dihadiri oleh krama (warga) desa adat dan perwakilan kelembagaan desa adat dan desa dinas.
Mekanisme:
rapat prajuru dan sabha desa  sosialisasi informal kepada krama (warga)  paruman desa adat
 

Hukum Adat

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Ekosistem Darat Alami
Ekosistem Perairan
Sumber  
Sumber Pangan - Karbohidrat: jagung, ketela pohon - Protein: kacang-kacangan (kacang pendek/nusa, kacang panjang, kacang merah, - Vitamin: juwet, mangga, nanas, pisang, pepaya, nangka, kelor, turi, papasan, kelongkang
Sumber Kesehatan & Kecantikan Jeruk nipis, gamal, jarak, temulun, kesimbung, pule, intaran
Papan dan Bahan Infrastruktur Angih, kampuak, nangka/tewel, jati, mahoni, ipil, bambu
Sumber Sandang -
Sumber Rempah-rempah & Bumbu Kunyit, isen, cekuh, jahe,
Sumber Pendapatan Ekonomi Jagung, ketela pohon