Wilayah Adat

Bakungan

 Teregistrasi

Nama Komunitas Bakungan
Propinsi Jawa Timur
Kabupaten/Kota BANYUWANGI
Kecamatan Glagah
Desa -
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 198 Ha
Satuan Bakungan
Kondisi Fisik
Batas Barat Banjarsari
Batas Selatan Desa Rejosari
Batas Timur Kelurahan Kebalenan
Batas Utara Kelurahan Mojopanggung

Kependudukan

Jumlah KK 1
Jumlah Laki-laki 2
Jumlah Perempuan 2
Mata Pencaharian utama Mayoritas buruh bangunan, tukang bangunan, buruh tani dan petani

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Terdapat beberapa versi tentang asal usul Bakungan. Versi pertama adalah penyebutan nama Bakungan berdasarkan pengalaman Mbah Joyo yang membabat alas (hutan) yang banyak ditumbuhi bunga Bakung. Di tengah-tengah hutan bakung terdapat sebatang pohon yang disakralkan bernama pohon nagasari. Setiap kali ada yang akan menebang pohon Nagasari, maka orang tersebut langsung meninggal. Akhirnya yang berhasil menebang pohon Nagasari adalah Mbah Joyo yang melewati tahapan semedi.
Versi kedua didasarkan pada Kerajaan Bakungan yang dahulunya merupakan kerajaan dari anak Raja Mengwi di Bali. Raja Mengwi memberikan kerajaan kepada dua anaknya, yaitu Kerajaan Bakungan dan Kerajaan Karangasem. Kerajaan Bakungan saat itu ditumbuhi oleh banyak Bunga Bakung.

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

Persawahan, pemukiman, lahan ladang, pemakaman umum 

Kelembagaan Adat

Nama Seblang Bakungan
Struktur -
Musyawarah 

Hukum Adat

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Sumber  
Sumber Pangan
Sumber Kesehatan & Kecantikan
Papan dan Bahan Infrastruktur
Sumber Sandang
Sumber Rempah-rempah & Bumbu
Sumber Pendapatan Ekonomi