Wilayah Adat

Riu

 Teregistrasi

Nama Komunitas Riu
Propinsi Nusa Tenggara Barat
Kabupaten/Kota SUMBAWA
Kecamatan Batulanteh
Desa -
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 1.666 Ha
Satuan Riu
Kondisi Fisik Pegunungan,Perbukitan
Batas Barat Rhee
Batas Selatan Tepal
Batas Timur Pusu
Batas Utara Punik

Kependudukan

Jumlah KK 80
Jumlah Laki-laki 200
Jumlah Perempuan 100
Mata Pencaharian utama Madu liar, Bertani, Berladang, Berternak, Kopi, Berkebun

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Komunitas adat Riu merupakan komunitas adat yang hidup di pegunungan Batulanteh, berada dalam adminitrasi desa Tepal. Hidup berdampingan dengan komunitas adat Pusu.

Komunitas adat ini jauh seblum NKRI ini, jarak tempuh dari pusat kota Sumbawa 50 KM, namun karena kondisi jalan yang belum memadai bisa ditempuh 2-4 jam bahkan sampai nginap bermalam di dalam perjalanan.

Asal mula:
Penduduk komunitas adat Riu ini adalah pendatang dari Bugis sekitar pada tahun 1500 san. Menetap tinggal di pegunungan batulanteh sehingga membentuk perkampungan. Tokoh utama yang paling keras adalah Baham yang sampai sekarang ini tidak diketahui kuburannya. Komunitas Adat Riu sama sekali tidak disentuh oleh Belanda maupun kerajaan Sumbawa bahkan bersebrangan dengan kerajaan. Sehingga timbul perlawanan tersendiri BAHAM di pegunungan BatuLanteh. Dan melawan Belanda.

1600-san di saat gencarnya kerajaan Sumbawa dalam memperhatikan penduduk yang tinggal di Sumbaa baik daratan maupun pegunungan, komunitas adat RIU ini lebih memelih menolak lebih baik mengatur urusan sendiri.

Tokoh adat BAHAM melakukan perlawanan dengan Belanda sehingga ditawan oleh Belanda untuk dibunuh. Namun tidak bisa terbunuh. Sampai saat ini hilang kuburuannya. Masyarakat adat RIU merupakan keturunan tokoh Baham yang jago dan kekal serta prinsip hidupnya.

Setelah NKRI ada 1945 komunitas RIU tetap memelih tinggal di pegungan Batu laneth. Walaupun dari kerajaan Sumbawa untuk diturunkan ke bagian lemak (dataran).

Masyarakat adat RIu sering dipanggil masyarakat BAO DESA atau masyarakat yang tinggal diatas pegunungan.
Seiring dengan jalan pemerintahan resmi NKRI. Program pemerintah memindahkan rakyat . tahun 1985 masyarakat dipindahkan ke Sumbawa tpi riu yang tidak mau pindah ke lokasi Sumbawa terdekat.

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

Tua (Hutan), Brang (Kali Besar), Kokar (Kali Kecil), Orong (Sawah), keban (Kebun), sampar (Bukit), Karang (Pemukiman), dan Rawu ( lading).  
Dimusyawarahkan di dalam forum petinggi adat akan pemanfaatannya selanjutnya kawasan itu dibagi perkeluarga dengan istilah maung dan kawasan itu tidak boleh dialihkankepihak lain jika dilakukan maka akan dikembalikan ke Adat lagi. sampai ada ijin dari Pemuka adat. 

Kelembagaan Adat

Nama Rembuk Adat
Struktur Kpala adatt, Wakil Ketua Adat , Imam/Lebe. Sandro.
Kepala adat bertugas sebagai pemimpin adat, wakil ketua adat : apabila ketua adat tidak berada di lapangan maka tugas wakil ketua adat yang melaksanakan tugas adat. Imam ? lebeh adalah yang bertugas sebagai imam masjid atau orang yang dituakan untuk melakukan kegiataan keagamaan.sedangkan sandro adat : adalah yang betugas menjaga desa atau liuk desa /pengebatan. 
Musyawarah yang dipimpin oleh ketua Adat untuk mencapai keputusan bersama.dan pengambilan terakhir rembuk adat. 

Hukum Adat

Besersi olat ( menyiangkan Lahan yang akan Ditanam, baik untuk ladang maupun perkebunan 
Rapat adat/Rembuk adat. Rembuk adat inimerupakan mekanisme pengambilan keputusan adat misalnya dalam hal perkawinan saling tulung (gotong royong), dan kegiatan-kegiatan kematian, nrorong, basuant dan lain-lain sebagainya. Misalnya dalam perkawinanan dibentuk panitia kampung dari awal kegiatan sampai akhir kegiatan.  
-Tidak boleh sembarangan masuk dalam wiayah hutan keramat tanpa sepengetahuan penjaga hutan. 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Ekosistem Darat Alami
Sumber  
Sumber Pangan Padi, ubi, dan Jagung, kacang tanah, kopi, madu, alpukat.
Sumber Kesehatan & Kecantikan Sirih, Pinang, Kunyit, Lengkuas, Daun Kelor, Daun Kemangi.Merica, Suir Merah, Beringin Ode,
Papan dan Bahan Infrastruktur Jati, Rimas, sanukling dan Bambu
Sumber Sandang Kapas, Pelepah Pisang ,gaharu
Sumber Rempah-rempah & Bumbu Kemiri , Laos, Kunyit, Sere, Cabe, Terong, Tomat dan Sekur.
Sumber Pendapatan Ekonomi Air Madu, Kayu Jati, Perikanan, tambak ikan air tawar, nelayan.