Berita BRWA

Training BRWA: Registrasi dan verifikasi wilayah adat di Makassar

Senin, 02 Februari 2015 , admin

Percepatan registrasi dan verifikasi wilayah adat menjadi agenda utama Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) dalam mendorong proses pengakuan hak-hak masyarakat adat. Ketersediaan data spasial dan sosial keberadaan masyarakat adat dan wilayah adatnya perlu dikomunikasikan kepada pemerintah pusat dan daerah untuk menjadi rujukan dalam berbagai kebijakan terkait dengan identifikasi wilayah adat, hutan adat, klaim masyarakat adat dalam pengukuhan kawasan hutan dan integrasi peta wilayah adat dalam kebijakan satu peta. Selain itu, dokumen registrasi dan verifikasi wilayah adat menjadi dokumen penting dalam mendorong lahirnya peraturan-peraturan daerah yang mengakui dan melindungi hak-hak masyarakat adat dan wilayah adatnya.

Dalam melakukan percepatan registrasi dan verifikasi wilayah adat maka perlu dipersiapkan beberapa hal. Pertama, kantor BRWA telah melakukan review dokumen panduan registrasi dan verifikasi wilayah adat. Review dokumen ini juga perlu mendapat masukan dari hasil training dan praktik registrasi dan verifikasi di masing-masing wilayah. Kedua, perlu persiapan fasilitator atau kantor wilayah BRWA yang memiliki kapasitas melakukan registrasi dan verifikasi wilayah adat. Ketiga, infrastruktur pengelolaan database registrasi dan verifikasi yang memadai di kantor pusat BRWA.

Untuk mempersiapkan fasilitator wilayah yang bertugas melakukan registrasi dan verifikasi wilayah adat maka Kantor BRWA akan menyelenggarakan training fasilitator, penyusunan rencana kerja registrasi & verifikasi dan penyiapan komunikasi dan advokasi pengakuan hak-hak masyarakat adat. Kegiatan ini akan diselenggarakan di beberapa wilayah bekerjasama dengan Unit Kerja Percepatan Pemetaan Partisipatif (UKP3) AMAN, Simpul Layanan Pemetaan Partisipatif (SLPP) dan jaringan lembaga pendukung BRWA lainnya.

Penyelenggaraan training akan dilakukan di beberapa wilayah sampai akhir tahun ini. Pertama kali akan dilakukan di Makassar pada tanggal 4-7 Juni 2014, yang diikuti oleh peserta dari Unit Kerja Percepatan Pemetaan Partisipatif (UKP3) AMAN Sulsel dan AMAN Tana Luwu serta dari Simpul Layanan Pemetaan Partisipatif (SLPP) Makassar dan Tokalekaju. Training hari pertama bertempat di kantor PW AMAN Sulsel dan 3 hari berikutnya di wilayah adat komunitas Mateko, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Training ini akan menghasilkan Fasilitator-fasilitator BRWA yang mampu mempercepat proses registrasi dan verifikasi wilayah adat dalam mendorong pengakuan hak-hak masyarakat adat dan wilayah adat. (KW)

Berita Lain