Wilayah Adat

Salappak

 Teregistrasi

Nama Komunitas Salappak
Propinsi Sumatera Barat
Kabupaten/Kota KEPULAUAN MENTAWAI
Kecamatan Siberut Selatan
Desa -
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 5.055 Ha
Satuan Salappak
Kondisi Fisik Pegunungan,Dataran,Pesisir,Bahari (Laut)
Batas Barat Bat mara Bat silaoinan
Batas Selatan Tirit bekkeiluk Tirit paguijet Tirit batbuke Tirit koddobat
Batas Timur Tirit silaoinan Tirit sirauk Tirit malu Tirit bat peigu
Batas Utara Tirit saddabak Tirit gotap Tirit teggak Tirit gubuguluk

Kependudukan

Jumlah KK 93
Jumlah Laki-laki 217
Jumlah Perempuan 206
Mata Pencaharian utama Petani dan beternak

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Pada awalnya komunitas adat salappak ditemukan oleh suku sakerebau dari simatalu pindah kesaibi tidak lama kemudian pindah kesilaoinan lalu berubahlah suku jadi
tasiriregdek. Dan beberap tahun kemudian karena sulitnya mencari ikan Karena jauh dari sungai untuk tinggal karena ada sebatang kayu besar yang tumbuh karena getahnya bisa diolah untuk dijadikan racun anak panah, yang digunakan untuk berburu dinamakanlah nama kampung itu salappa. Maka suku menjadi suku salappa dan mebangun uma untuk suku salappa, yang tinggal diuma sebanyak 6 kepala keluarga.

Kemudian uma yang telah tinggal sudah dibakar tidak tau apa sebabnya lalu dinamakan nama kampung itu Kailabok, akhrnya suku salappak terpecah menjadi banyak sikerei sitoinong, salaise, sadodolu, tasiripoula, karena tonggak uma mereka batang poula ( batang aren ), suku samaurau saregdek, tapi perkampungan tetap namanya salappak.
Pada tahun 1954 agama yang masuk pertama yaitu bahai (muslim) berasal dari jawa pda saat itu resmi

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

• Onaja ( Rawa) adalah masyarakat Mengelolanya untuk menanam Sagu.
• Su’su’ merupakan lokasi pemukiman masyarakat dan lahan perladangan.
 
• Mone Teteu: dikelola oleh hanya satu suku dan secara turn temurun, tidak diperjualbelikan.
• Mone Toinong merukan tanah yang ditemukan oleh satu suku dan tidak dicampuri oleh suku lain.
 

Kelembagaan Adat

Nama Uma
Struktur Sikebbukat Uma (Utet Suku) Sipangunan Sikerei Srimuri Anggota Suku
• Sikebbukat Uma (Skautet Suku) sebagai penanggung jawab utama di uma dan pngambil keputusan dalam musyawarah
• Sipangunan Sebagai yang mewakili sikebbukat uma
• Sikerei Sebagai pelaku dalam pengobatan secara tradisional dan sebagai pelaksana dalam pesta seperti: Pangurei, Eneget.
• Srimuri sebagai pemberi informasi kepada anggota suku.
• Anggota Suku Sebagai pelaksana untuk mempersiapkan kebutuhan pesta
 
Musyawarah Adat 

Hukum Adat

• Onaja (rawa) tidak boleh diperjual belikan
• Leleu harus dijaga dan dilestarikan
• Suksuk dikelola dan tidak boleh di perjualbelikan
 
• Seandainya ada yang mengambil tanpa sepengetahuan pemiliknya maka akan dikenakan sanksi (tulou pulaju)
• Kalau Meminang anak perempuan diadakan acara alak toga 
Apabila terjadi perselingkuhan maka akan di denda dan mendapat sanksi tanpa melalui musyawara.
 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Ekosistem Darat Alami
Sumber  
Sumber Pangan Gettek (keladi) Mago’ (pisang) Sagai’ (sagu) Kole
Sumber Kesehatan & Kecantikan • Saileppet • Tainao • Pogile • Umandaraigat • ippun
Papan dan Bahan Infrastruktur • Katuka • Mancemen • Karai • Kaboi • polaga
Sumber Sandang • Baiko • Tojen • Samunei
Sumber Rempah-rempah & Bumbu • Kiniu • Banglai • Laigak
Sumber Pendapatan Ekonomi