Wilayah Adat

Parak Batu

 Teregistrasi

Nama Komunitas Parak Batu
Propinsi Sumatera Barat
Kabupaten/Kota KEPULAUAN MENTAWAI
Kecamatan Pagai selatan
Desa -
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 7.993 Ha
Satuan Parak Batu
Kondisi Fisik Pegunungan,Dataran,Pesisir,Bahari (Laut)
Batas Barat Bagat oinan simangai
Batas Selatan Bagat Oinan Malilit (parak batu dengan Aban baga)
Batas Timur Tuning Lokgui, tuning monga,malimo, Lilit
Batas Utara Bagat Bualag (parakbatu dengan Talokpulei)

Kependudukan

Jumlah KK 320
Jumlah Laki-laki 259
Jumlah Perempuan 266
Mata Pencaharian utama Bertani

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Parak Batu merupakan komunitas pindahan dari kampung lama yaitu Bosu Baga (air sungainya berwarna merah) yang pertama datang ke Bosua baga adalah sek-sek akek suku berisigep dan anaknya Taksiaileleu berisigep, anak taksiaili leleu berisigep adalah sannak Berisigep (Perempuan).
Setelah beberapa lamanya suku berisigep tinggal di Bosua Baga datanglah Kagerek Sapataddekat , awalnya dia berasal dari Matobat karena dia suka membunuh (pategle) sehingga dia berencana untuk pergi kesiberut ditengah perjalanan Kagerek sapataddekat Singga di Pulau sipeu da disana dia bertemu dengan suku berisigep dan menceritakan tujuannya untuk pergi kesiberut tetapi suku saberisigep ini melarangnya agar dia tidak lagimelanjutkan perjalanannya untuk pergi kesiberut dan mengajak dia agar dia tinggal bersama mereka di bosua Baga dan akhirnya Kagerek sapatadekat menerima permintaan dari suku berisigep. Pulanglah mereka ke Bosua Baga dan suku Berisigep Memberikan Tanah untuk dia kelola.
Masyarakat Adat Bosua Baga awalnya menganut arat sabulungan, disan mereka mendirikan Uma yaitu Uma taikatakgurat (Rimatanya Sijago Patiktik, dan Uma taikatirik (Rimatanya Simusroi).
Masyarakat adat Bosua baga pindah ke parak Batu (pinempet) pada tahun 1990 karena jauhnya menjangkau untuk pergi kesekolah (impres) nama lokasi sekolahnya adalah sopak sigoisok, jarak Bosua baga dengan sopak sigoisok sekitar 6 KM. pada waktu itu masyrakat Bosua Baga pindah kampung kepala dusunnya adalah marsius Samaloisa, Paneinei Pamian (ketua Jemaat) adalah Joni sapataddekat.
Pinempet ditemukan oleh Koi’-koi’ singongaik samaloisa, anaknya siteiteiji Samaloisa, pinempet diganti menjadi Parak Batu karena banyak batu.

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

• Onaja ( Rawa) adalah masyarakat Mengelolanya untuk menanam keladi, Sagu.
• Leleu merupakan pegunungan tempat penanaman tanaman tua seperti Cengkeh,Pala,durian, cubadak Hutan
• Su’su’ merupakan lokasi pemukiman masyarakat dan lahan perladangan 
• Muntogat
• Keineng
• Simonei 

Kelembagaan Adat

Nama Uma
Struktur Rimata Sikautet Lulak Sikerei Sikebbukat Laggai
• Rimata merupakan pimpinan uma/muntogat. Tugasnya memimpin semua acara yang menyangkut pengelolan wilayah adat, ritual,berburu,persoalan antar muntogat
• Sikautet Lulak merupakan pembantu rimata dalam menjalankan tugasnya di Uma dan menjadi penghubung antara komunitas untuk menyampakai maslah kepada Rimata, ikut memberikan pertimbangan pengambilan keputusan setiap persolan yang ada.
• Sikerei Sebagai tabib untuk mengobati anggota komunitas adat, dan membersikan kampung dari berbagai penyakit, gamguan roh jahat dan membuat pagar kampung(kerat Laggai), melihat waktuyang pas untuk punendan berburu
• Sikebbukat merupakan orang yang dituakan dalam suku 
Musyawarah Adat 

Hukum Adat

• Hutan: dikelolah dan tidak di ijinkan tumbanng gundul, harus dilestarikan dan tidak boleh dijual
• Rawa (Onaja): dikelola oleh kaum ibu-ibu untuk menanam keladi secra bergantian dan tidak diperjula belikan.
• Dataran (Suksu’)pemukiman dan perladangan
• Pesisir (baruk)Penanaman kelapa 
• Jika melakukan perbuatan asusila maka pelaku akan di denda sebidang tanah serta isinya. 
Orang yang melakukan guna-guna/santetakan di bakar dan di usir dari kampung tersebut. 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Ekosistem Darat Alami
Ekosistem Perairan
Sumber  
Sumber Pangan • Gettek (keladi) • Bago’ (pisang) • Sagai’ (sagu) • Kole
Sumber Kesehatan & Kecantikan • Saileppet • Kakainau’ • Mumunen • Sigoi’goi’ • Muttei • Umandaraigat
Papan dan Bahan Infrastruktur • Katuka • Karai • Koka • Matsemi • Panese
Sumber Sandang • Baiko • Kulit Tobek • Buluk suggunei
Sumber Rempah-rempah & Bumbu • Kiniu • Banglai • Laigak • Cengkeh • Pala • Pinang
Sumber Pendapatan Ekonomi