Wilayah Adat

Serawai Lubuk Lagan

 Teregistrasi

Nama Komunitas Serawai Lubuk Lagan
Propinsi Bengkulu
Kabupaten/Kota SELUMA
Kecamatan Talo Kecil
Desa -
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 2.011 Ha
Satuan Serawai Lubuk Lagan
Kondisi Fisik Pegunungan
Batas Barat Dusun Masmabang
Batas Selatan Dusun Napalan
Batas Timur Dusun Air Melancar
Batas Utara Dusun SUngai Petai

Kependudukan

Jumlah KK 482
Jumlah Laki-laki 482
Jumlah Perempuan 525
Mata Pencaharian utama

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Pada tahun 1617 datanglah satu jungku lintang kanan atau serang bulan lintang, mereka datang untuk berburu gajah. Melihat wilayah cocok untuk bermukiman merekapun alhirnya menapak sebuah talang. Tak lama kemudian datanglah beberapa jungku lainya seperti ; jungku lubuk sepang, jungku lubuk layang, jungku karang jati dan jungku suka dana.
pada suatu hari ada beberapa oranf mencari ikan di sebuah sungai air oegunungan dekar dengan talang terebut, mereka menemukan sebuah lubuk yang indah nan besar dan disekeliling lubuk tersebut terdapat pohon kayu lagan yang besar nan rimbun dan mempunyai bukul ( mata kayu) tempat perumpanan ikan mereka.
pada tahun 1837 talang tersebut semakin ramai dipadati penduduk dan para ketua jungkupun sepakat mengadakan musyawarah, hasil dari musyawarah tersebut ialah merubah talang mereka menjadi sebuah dusun yang diberi nama dusun bukul atau bo'ok lagan. namun kemudian nama bo'ok lagan diganti menjadi dusun loboek lagan dengan depati pertama depati sindang aru atau sindang mergo.
pada tahun 1878-1891 depati sidang aru digantikan oleh depati bandung yang kemudian menyatukan budaya lintang dengan buaday serawai.
Pada tahun 1892-1910 depati bandung digantikan oleh depati ali sana (depati senak jumbun)
Pada tahun 1911-1929 depari ali sana digantikan oleh depati kusim, ditahun ini berdiri gudang senjata yang dipimpin oleh pak seka, pak marsu dan dibantu oleh abas dan gacun untuk melawan penjajahan belanda. Dimasa pemerintahan bdepati kusim masyarakat depati kusim masyarakat terserang penyakit cacar dan penyakit atom.
Pada tahun 1930-1950 Depati kusimm digantikan oleh depati anim.
Pada tahun 1950-1953 depati anim digantikan oleh depati saleh.
Pada tahun 1953-1957 depati saleh digantikan oleh depati wadip, dimasa itu terjadi pergolaan PRI.
Pada tahun 195701962 depati wadip digantikan oleh depati minim, dimasa pemerintahan depati minim terjadi pergolakan G 30S PKI.
Pada tahun 1962-1969 depati wadip digantikan oleh depati basiril.
pada tahun 1969-1983 pemerintahn depati digantikan oleh kepala desa, kepala desa pertama dipimpin oleh djailani.
pada tahun 1983-1985 kepala desa djailani digantikan oleh kepala desa umarudin.
pada tahun 1985-1992 kepala desa umarudin digantikan oeh kepala desa yuhan,
pada tahun 1992-2003 kepala desa yuhan digantikan oleh kepala desa suhardi b.
pada tahun 2003-2005 digantikan oleh kepala desa badran.

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

Kawasan Lindung
Kawasan Perkebunan
Kawasan Persawahan
Kawasan Pemukiman 
Individu dan Komunal 

Kelembagaan Adat

Nama Serawai Lubuk Lagan
Struktur Ketua Adat Ketua Jungku I Ketua Jungku II Ketua Jungku III Ketua Jungku IV Masyarakat
Ketua adat :orang yang dapat melegalkan keputusan dalam musyawarah,
Ketua Jungku : Ketua jungku dibagi menjadi empat, dengan tugas masing-masing ;
Ketua jungku I : Orang yang membidangi segala urusan dengan alam gaib, Ketua jungku I merupakan ktua dari jungku-jungku lain.
Jungku II : orang yang membindangi didalam pemerintahan urusan ghaib
Jungku III: orang yang membidangi didalam pembukaan lahan atau bidang pertanahan
Jungku IV : orang yang membidangi Hukum Adat 
Musyawarah adat 

Hukum Adat

Paroan
Mengelolah tanah milik orang lian dengan sistem bagi yang telah ditetapkan oleh kedua belah pihak. jika sang pemilik tanah menginkan kembali tanah yang dikelolah maka orang yang mengeolah tanah harus mengembalikan tanah beserta tanam tumbuhanya kepada sang pemilik 
Hukum cempalo :
cempalo terbagi atas 3 ;
1. dempalo tangan ringan contohnya memukul , mecuri dalam sekala kecil
2. cempalo mulut ; perkataan yang membuat orang lain sakit hati
sanksinya ;
-uang Rp. 50.000,- dibayar kepada ketua adat
-jambar nasi kuning ditutup dengan ayam
-meminta maaf kepada orang yang disakiti
3. cempalo tangan berat : mencuri dalam skala besar
sanksinya :
-membayar 10x lipat barang yang telah dicuri
-diarak kelilinng pemuka adat sambil minta maaf 
Hukum adat pernah diterapkan pada tahun 2013 yaitu hukum adat syarah; orang yang melanggar adai ini di sanksi dengan;
-memotong kambing diluar kuto (desa)
-denda uang adat Rp. 50.000,-
-meminta maaf keliling dusun
 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Sumber  
Sumber Pangan
Sumber Kesehatan & Kecantikan
Papan dan Bahan Infrastruktur
Sumber Sandang
Sumber Rempah-rempah & Bumbu
Sumber Pendapatan Ekonomi