Wilayah Adat

Yei I’Man’

 Teregistrasi

Nama Komunitas Suku Yei
Propinsi Papua
Kabupaten/Kota MERAUKE
Kecamatan Ulilin, Elikobel, Jagebob, Sota
Desa Baidup, Kireli, Bupul, Kweel, Tanas, Poo, Nalkin, Blandinkakayuk, Erambu, Toray
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 704.781 Ha
Satuan Yei I’Man’
Kondisi Fisik Dataran,Lahan Basah,Perairan
Batas Barat Suku Malind Kumbe ; sungai kumbe, sungai/rawa sakor, hutan alam
Batas Selatan Malind Senayu; Kampung Kamnosari, Gurinda Jaya, Jagebob Raya dan Suku Kanum ; Sungai Maro dan Hutan alam
Batas Timur Suku Boazi (Papua New Guinea) di sungai Flay, rawa-rawa alam
Batas Utara Suku Malind Mbiyan Anim , batas alam: hutan alam dan sungai Kumb

Kependudukan

Jumlah KK 0
Jumlah Laki-laki 0
Jumlah Perempuan 0
Mata Pencaharian utama Berburu, Menangkap ikan, Meramu, Berkebun

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Dari asal usul, suku Yeinan diyakini berasal dari sebelah timur di pinggiran sungai Fly, dengan struktur tubuh, atribut adat, bahasa dan klen atau marga-marga yang dimilikinya berbeda dengan etnis Malind yang lain

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

Kesepakatan pemanfaatan dusun/lahan marga (Ywallel kar); Hutan alami/hutan primer/ hutan lebat, Rawa, Rawa dataran rendah, Rawa Luas (Bukan Permanen), Lapang, Kampung/Pemukiman, Kampung lama/kampung tua, Kebun, Urat tanah, Perjalanan sejarah/perjalanan leluhur, Jalan Peninggalan Belanda, Pasir di Sungai, Sebaran sagu kerdil, Tempat Bemain burung cendrawasih, Tempat keramat, Dusun Sagu, Tempat berburu.  
Penguasahan dan pengelolahan tanah oleh marga-marga dalam wilayah adat suku Yei  

Kelembagaan Adat

Nama Masyarakat Adat Suku Yei
Struktur (Abennkrau) Penasehat Adat (Gabllu) Kepala Suku Yei (Gabllu) Wakil Kepala Suku Yei (Cumaillu) Ketua-Ketua Adat
- Penasehat Adat; Menasehati kepala suku dan wakil kepala suku Kepala Suku; Bertangungjawab untuk melindungi seluruh wilayah masyarakat adat suku Yei (urusan adat, urusan dengan pemerintah, urusan dengan suku-suku lain)
- Wakil Kepala Suku; Membantu kepala suku dalam pelaksanaan tugas dan fungsi; Bertangungjawab untuk melindungi seluruh wilayah masyarakat adat suku Yei (urusan adat, urusan dengan pemerintah, urusan dengan suku-suku lain)
- Ketua-Ketua Adat Kampung; Bertangungjawab untuk melindungi masyarakat adat di tingkat kampung seluruh wilayah suku Yei (urusan adat di tingkat kampung, mengangkat/mempertahankan nilai-nilai adat yang ada, urusan adat dengan suku-suku lain)
 
Musyawarah adat dan mufakat untuk mengambil sebuah keputusan adat  

Hukum Adat

- Larangan untuk tidak mencari makan di wilayah dusun marga lain tanpa ijin
- Larangan dari marga yang mempunyai totem/mater ikan untuk tidak mencari ikan di sungai dan rawa karena berhubungan dengan totem/mater dari marga tertentu tanpa ijin,
- Larangan bagi orang sakit, keluarga dari ibu yang baru bersalin dan semua warga kampung untuk tidak boleh mencari makan ke sungai/rawa/hutan
 
Sistem perkawinan asli masyarakat adat Yei adalah dengan tukar silang  
Denda adat berupa uang, tanaman wati (tanaman adat), pembukaan kebun untuk tanam sagu baru. Denda adat ini dilakukan sesuai dengan jenis pelanggaran yang dibuat  

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Ekosistem Darat Alami
Ekosistem Perairan
Sumber  
Sumber Pangan Sagu, Pisang, Umbi-umbian, Kelapa, Jagung, Sayuran, Buah-buahan
Sumber Kesehatan & Kecantikan - Batang Serey; Untuk menyembuhkan penyakit Gula/Diabetes - Halia/Jahe; Menyebuhkan sakit perut - Kulit pohon susu; menyembuhkan penyakiot malaria - Buah Kemiri; Untuk meluruskan rambut/mempercantik rambut - Bunga Pohon Merau/Kayu Kapas; untuk wangi-wangian - Air Tali Rotan; menyuburkan rambut dan menyembuhkan penyakit kencing batu
Papan dan Bahan Infrastruktur Jenis-jenis kayu tertentu yang baik, tali rotan (mengikat), daun sagu (atap rumah), gaba-gaba sagu (dinding rumah), kulit bus (atap rumah), kulit nibung (lantai rumah)
Sumber Sandang Pucuk Sagu yang masih muda untuk cawat, kulit kayu (kwir, wanggo, tajam, hruk-hruk, tber)
Sumber Rempah-rempah & Bumbu Daun genemo/melinjo yang masih muda, Daun paku-paku (pakis), arang pelepa sagu di bagian dalam dan sabut kelapa; untuk garam adat bisa di makan dengan buah-buhan hutan yang bisa di makan
Sumber Pendapatan Ekonomi Daging (babi, kasuwari, rusa, dll), Ikan (koloso/arwana, mujair, akap, gastor), udang, buaya, kura-kura, ular, biawak, sagu, pisang, umbi-umbian, rotan, gambir, kayu gaharu, akar pakis, sarang semut, kayu balok/papan.