Wilayah Adat

Kampung Merah Arai

 Teregistrasi

Nama Komunitas Dayak Kebahan
Propinsi Kalimantan Barat
Kabupaten/Kota SINTANG
Kecamatan Kayan Hulu
Desa Merah Arai
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 2.974 Ha
Satuan Kampung Merah Arai
Kondisi Fisik Perbukitan,Dataran,Perairan
Batas Barat Tanah Merah
Batas Selatan Menukung & Serawai
Batas Timur Desa Nanga Masau
Batas Utara Nanga Abai & Desa Lintang Tambuk

Kependudukan

Jumlah KK 88
Jumlah Laki-laki 338
Jumlah Perempuan 331
Mata Pencaharian utama bertani dan menoreh karet

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Merah adalah warna (bahasa Indonesia) dan arai adalah air (sungai), jadi Merah Arai adalah sungai yang berwarna merah. Air sungai yang berwarna merah ini ada yang mengatakan berasal dari Rasau (jenis tanah yang banyak ditumbuhi oleh akar kayu yang tumbuh di hutan yang masih lebat). Sungai Merah Arai ini terdapat ditengah-tengah kampung disebelah kanan mudik sungai Kayan atau diseberang kampung Merah Arai. Sungai inipun dijadikan nama kampung Merah Arai.

Namun menurut penuturan pak Injah, Merah Arai ini mempunyai cerita unik dibalik namanya. Dimana pada jaman dahulu kala menurut cerita yang berkembang terdapatlah di sebuah bukit (yang disebut bukit Alat sekarang) seekor ular yang angker yang disebut ular ngolat. Pada suatu hari ada orang menebang pohon kayu untuk membuat sangkar (pagar) agar ular tersebut bisa masuk kedalamnya. Lalu orang tersebut membawa barang-barang yang tajam dan pada malam hari ular itu menelan sangkar tersebut sedangkan didalam sangkar tersebut ada manusia, setelah ular itu menelan sangkar maka ular itu ditusuk dari dalam sangkar hingga mati. Darahnya mengalir ke sungai membuat airnya berwarna merah maka sungai tersebut dinamai Merah Arai

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

bawas, gupung, kebun karet, pemukiman, kuburan, rimba, tembawang dan tengkawang 
individu & kolektif 

Kelembagaan Adat

Nama Ketemeggungan Merah Arai
Struktur Temenggung, Kadus, RT
Temenggung memutuskan adat yang bernilai 40 real peromas s/d 1 tail
Dusun memutuskan adat 30 real peromas
RT memutuskan adat 1 s/d 20 real peromas
 
melalui musyawarah dan mufakat, perkara dari tingkatan terendaah RT sampai tertinggi (Temenggung) 

Hukum Adat

Berladang (montap, nanam penuhek, malet batu)
nuba sungai tanpa diketahui orang dinenai basa perura nyawa
-gawai adat tutup tahaun/ malit batu
- malik masuk
- dll

- adat buah, nompak buah tulak bala
- pengelolaan lebah, rodeng tapang
 
gawai adat tutup tahaun/ malit batu
- malik masuk
- dll
 
nuba sungai tanpa diketahui orang dinenai basa perura nyawa 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Ekosistem Darat Alami
Ekosistem Perairan
Sumber  
Sumber Pangan
Sumber Kesehatan & Kecantikan
Papan dan Bahan Infrastruktur
Sumber Sandang
Sumber Rempah-rempah & Bumbu
Sumber Pendapatan Ekonomi

Kebijakan

No Judul/Title Nomor Tentang Kategori Tipe Kategori Dokumen
1 Perda Kabupaten Tentang Pengakuan Dan Perlindungan Kelembagaan Adat Dan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Sintang 12 Tahun 2015 Pengakuan Dan Perlindungan Kelembagaan Adat Dan Masyarakat Hukum Adat Perda Kabupaten/Kota Daerah  Dokumen