Wilayah Adat

Kampung Pelembak/Pintas

 Teregistrasi

Nama Komunitas Dayak Kebahan
Propinsi Kalimantan Barat
Kabupaten/Kota SINTANG
Kecamatan Kayan Hulu
Desa Merah Arai
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 3.029 Ha
Satuan Kampung Pelembak/Pintas
Kondisi Fisik Perbukitan,Dataran,Perairan
Batas Barat Tanah Merah
Batas Selatan Menukung & Serawai
Batas Timur Ng. Masau
Batas Utara Ng. Abai & Lintang Tambok

Kependudukan

Jumlah KK 36
Jumlah Laki-laki 0
Jumlah Perempuan 0
Mata Pencaharian utama Bertani & berkebun Karet

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Penduduk yang bermukim di Plembak sekarang ini adalah suku Dayak Kebahan yang berasal dari kampung Bongkal lalu pindah ke Pintas dan terakhir menetap di Plembak sekitar tahun 2006. Plembak sendiri adalah nama orang, pada masa dulu memang sudah ada sepasang suami istri yang tinggal di kampung ini sebelum ada penduduk yang banyak saat ini. Pada tahun 2009 Plembak menjadi dusun dikepalai oleh Lemensius sebagai kepala dusun. Jumlah kepala keluarga yang ada saat ini sebanyak 36 KK. Mereka ini beragama Katolik. Orang yang pertama kali datang dan menetap di Plembak adalah Selili (laki-laki) yang menikah dengan Simpol melahirkan: (1) Aca, (2) Sera dan (3) Duna.

Aca kawin dengan Jali (suami) melahirkan:
1. Inak kawin dengan Sangen (laki-laki) melahirkan: Onau, Bendau, Ujon dan Atong. Onau kawin dengan Gonta melahirkan: Etok, Eno, Onisius, Mariana, Silvanus, Epensius, Devi, Silver dan Serinong. Etok kawin dengan Uwel melahirkan 2 orang anak yakni Bian dan satu orang lagi. Eno kawin dengan Ida melahirkan Beni.
2. Abai kawin dengan Nyanya (istri) melahirkan: Edong, Aton, Karota. Edong kawin dengan Atot Tinggi mempunyai 4 orang anak. Aton kawin dengan Limbo (suami) melahirkan: Domi, Al, Ayang dan 1 orang lagi.
3. Meli kawin dengan Dayang Kumang (istri) melahirkan Simak, Ana dan Santi.
4. Lita kawin dengan Gajah melahirkan: Agenelos.
5. Rendau kawin dengan Ani melahirkan Aklamenia.

Sera kawin dengan Linda melahirkan:
1. Raden kawin dengan Iyot melahirkan: Devi, Rika dan Nonong.
2. Jawas kawin dengan Panggai melahirkan: Eta, Monika dan Yulius Uton. Kawin lagi dengan Tina melahirkan Melati. Eta kawin dengan Enyui.
3. Susana Tirap kawin dengan Antonius Cebeng melahirkan Yohana.
4. Yupenalis kawin dengan Agustina Dayang Galong melahirkan Pilibertus, Fidus Diakus, Epelorus dan Maksima.
5. Dayang kawin dengan Tengel.

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

bawas, gupung, kebun karet, pemukiman, kuburan, rimba, tembawang dan tengkawang.  
Kolektif & individu 

Kelembagaan Adat

Nama Ketemenggungan Merah Arai
Struktur Temenggung, Kadus, RT
Temenggung memutuskan adat yang bernilai 40 real peromas s/d 1 tail
Dusun memutuskan adat 30 real peromas 
melalui musyawarah dan mufakat, dari tingkat terendah dan jika perkara tidak dapat selesai dinaikan ke tingkt dusun jika tidak selesai juga di naikan lagi ke tingkat paling tinggi yaitu temenggung. 

Hukum Adat

Berladang (montap, nanam penuhek, malet batu), nuba sungai tanpa diketahui orang dinenai basa perura nyawa
- adat pembakaran, kalau terkena lahan orang lain dikenai basa ngerunung mali
- adat buah, nompak buah tulak bala
- pengelolaan lebah, rodeng tapang 
gawai adat tutup tahaun/ malit batu
- malik masuk
 
mengenai batas tanah untuk lokasi berladang sengketa sesama warga masyarakat biasa terjadi. Jika terjadi sengketa, proses penyelesaianya biasanya dilakukan secara mufakat antara pihak yang bersengketa, jika dengan mufakat tidak membuahkan hasil maka batas yang menjadi sengketa dibagi dua kepada pihak yang bersengketa sehingga masing-masing mendapat bagian yang sama, tetapi apabila tidak putus juga bisa melakukan sumpah adat. 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Ekosistem Darat Alami
Ekosistem Perairan
Sumber  
Sumber Pangan
Sumber Kesehatan & Kecantikan
Papan dan Bahan Infrastruktur
Sumber Sandang
Sumber Rempah-rempah & Bumbu
Sumber Pendapatan Ekonomi

Kebijakan

No Judul/Title Nomor Tentang Kategori Tipe Kategori Dokumen
1 Perda Kabupaten Tentang Pengakuan Dan Perlindungan Kelembagaan Adat Dan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Sintang Pengakuan Dan Perlindungan Kelembagaan Adat Dan Masyarakat Hukum Adat Perda Kabupaten/Kota Daerah  Dokumen