Wilayah Adat

Kampung Pandau

 Teregistrasi

Nama Komunitas Dayak Kebahan
Propinsi Kalimantan Barat
Kabupaten/Kota SINTANG
Kecamatan Kayan Hulu
Desa Merah Arai
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 3.287 Ha
Satuan Kampung Pandau
Kondisi Fisik Perbukitan,Dataran,Perairan
Batas Barat Dusun Pintas
Batas Selatan Menukung & Serawai
Batas Timur Dusun Merah Arai
Batas Utara Nanga Abai & Desa Lintang Tambuk

Kependudukan

Jumlah KK 50
Jumlah Laki-laki 109
Jumlah Perempuan 100
Mata Pencaharian utama Berladang & bertani karet

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Sebelum Indonesia merdeka, diperkirakan sekitar tahun 1913 ada sebidang tanah satu hamparan di kiri mudik sungai Kayan. Di tempat itu banyak ditumbuhi Pandau yakni tumbuhan yang batangnya hitam, daunnya hijau berbentuk lonjong dan agak tebal, buahnya bulat mirip bola pingpong, besarnyapun kurang lebih sebesar bola pingpong. Jika masih mentah warna buahnya putih ungu namun kalau sudah matang warnanya berubah merah, rasanya manis seperti buah manggis, jika berbuah lima tahun sekali. Tumbuhan Pandau ini tidak ditanam, ia bisa hidup dimana saja.
Di lokasi itu tinggal seorang jejaka bernama Sarau yang hidup sebatang kara karena ditinggal mati kedua orangtuanya. Dia tinggal di tempat itu ketika masih berumur 17 tahun. Meski tinggal disitu, dia tidak tahu nama tempat tersebut, dan tidak tahu harus dinamai apa tempat itu.
Pada waktu itu timbul kemarau yang panjang selama dua tahun setengah yang menyebabkan hingga terjadi kekeringan dimana-mana. Sungai Kayan menjadi kering hingga teluk yang iarnya dalam tempat pemandian Sarau kering pula. Beruntung di tempat itu ada mata air. Setiap tiga kali sehari Sarau menampung air yang mengalir dari mata air itu dengan daun Pandau. Maka terfikir olehnya untuk menamai tempat kediamannya dan teluk tempat mandi. Sarau menengadah ke langit sambil mengucapkan kalimat memohon kepada mahluk yang di langit yang bernama Soma Bejaya Biku Bidadari “pada hari ini saya ingin menamakan tempat kediaman dan mata air tempat ku mandi ini, mulai dari saya sampai turun keturunan aku menyebut tempat bermukim adalah tanah Pandau, tempat ku mandi adalah Teluk Pandau dan sungai kecil kiri mudik Kayan sekitar sepuluh meter kunamai sungai Pandau.

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

bawas, gupung, kebun karet, pemukiman, kuburan, rimba, tembawang dan tengkawang 
kolektif & individu 

Kelembagaan Adat

Nama Ketemenggungan Merah Arai
Struktur Temenggung, Kadus, RT
Temenggung memutuskan adat yang bernilai 40 real peromas s/d 1 tail
Dusun memutuskan adat 30 real peromas
RT memutuskan adat 1 s/d 20 real peromas
 
melalui musyawarah dan mufakat, dari tingkat terendah dan jika perkara tidak dapat selesai dinaikan ke tingkt dusun jika tidak selesai juga di naikan lagi ke tingkat paling tinggi yaitu temenggung. 

Hukum Adat

Berladang (montap, nanam penuhek, malet batu), nuba sungai tanpa diketahui orang dinenai basa perura nyawa
- adat pembakaran, kalau terkena lahan orang lain dikenai basa ngerunung mali
- adat buah, nompak buah tulak bala
- pengelolaan lebah, rodeng tapang
 
gawai adat tutup tahaun/ malit batu
- malik masuk
 
mengenai batas tanah untuk lokasi berladang sengketa sesama warga masyarakat biasa terjadi. Jika terjadi sengketa, proses penyelesaianya biasanya dilakukan secara mufakat antara pihak yang bersengketa, jika dengan mufakat tidak membuahkan hasil maka batas yang menjadi sengketa dibagi dua kepada pihak yang bersengketa sehingga masing-masing mendapat bagian yang sama, tetapi apabila tidak putus juga bisa melakukan sumpah adat. 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Ekosistem Darat Alami
Ekosistem Perairan
Sumber  
Sumber Pangan
Sumber Kesehatan & Kecantikan
Papan dan Bahan Infrastruktur
Sumber Sandang
Sumber Rempah-rempah & Bumbu
Sumber Pendapatan Ekonomi

Kebijakan

No Judul/Title Nomor Tentang Kategori Tipe Kategori Dokumen
1 Perda Kabupaten Tentang Pengakuan Dan Perlindungan Kelembagaan Adat Dan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Sintang 12 Tahun 2015 Pengakuan Dan Perlindungan Kelembagaan Adat Dan Masyarakat Hukum Adat Perda Kabupaten/Kota Daerah  Dokumen