Wilayah Adat

Kampung Gemare/Pengonsah

 Teregistrasi

Nama Komunitas Dayak Kebahan
Propinsi Kalimantan Barat
Kabupaten/Kota SINTANG
Kecamatan Kayan Hulu
Desa Nanga Masau
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 11.394 Ha
Satuan Kampung Gemare/Pengonsah
Kondisi Fisik Dataran,Perairan
Batas Barat K.Karet Ng. Masau
Batas Selatan Bawas Melaban Pedini
Batas Timur Bawas Kec. Ambalau (G. Peturan)
Batas Utara Bawas Riam Muntik

Kependudukan

Jumlah KK 49
Jumlah Laki-laki 95
Jumlah Perempuan 101
Mata Pencaharian utama Bertani

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Kampung Pengonsah dalam administrasi pemerintah disebut dusun Gemare dengan kepala dusunnya Ngomok. Gemare adalah nama sungai. Untuk sampai ke kampung ini hanya dapat ditempuh menggunakan sampan atau speedboat dengan jarak tempuh kurang lebih satu jam dari Nanga Masau jika air pasang, jika air surut maka perjalanan bisa berjam-jam lamanya sebab riam yang sungainya surut tidak bisa dilewati karena batu yang besar-besar menghalangi arus sungai karenanya jika melewati riam, sampan harus dinaikan dan ditarik lewat darat dulu baru kemudian diturunkan lagi ke sungai barulah perjalanan dilanjutkan.

Asal mula nama kampung Pengonsah menurut cerita dahulu kala ada orang mendengar suara anak kecil menangis, setelah dicari disekeliling asal suara ternyata suara tangisan tersebut bersumber dari dalam sebatang pohon pering (bambu). Lalu orang ini berupaya untuk membuka pering tersebut. Diambilnya pahat yang tajam untuk membukanya, namun apa yang terjadi pahat yang digunakan selalu tumpul, pahatpun diasah lagi supaya tajam menggunakan batu berasah. Hingga berulangkali diasah sementara pering sumber suara tangisan bayi itu berasal belum juga dapat dibelah. Hingga suatu ketika pahat yang digunakan untuk membuka pering itu terjatuh ke sungai dan batu tempat menajamkan pahat tersebut disebut dengan batu pengonsah, maka nama kampung pengonsah berasal dari pahat yang diasah untuk memahat pering.

Orang Pengonsah berasal dari Nanga Rosapm, adapun orang yang pertama kali datang ke kampung Pengonsah adalah kakek Moyong. Sungai Rosapm terletak di hulu sebelah kanan gurung Tajak. Penduduk yang tinggal di Sungai Rosapm berasal dari suku Dayak Tebidah. Mereka mendirikan rumah panjang 7 pintu, namun lama kelamaan karena perkawinan campur dengan suku lain, suku Tebidah asli ini menjadi hilang. Karena terlalu jauh dari kampung-kampung lainnya merekapun pindah ke Natai Kemantan pada waktu itu dipimpin oleh Boleng, lalu pindah lagi ke Gemare dipimpin oleh Unang setelah Unang diganti Rindang, setelah Rindang diganti Tolas setelah Tolas diganti Nyanggau setelah itu Pagoh kemudian diganti lagi oleh Ngomok sebagai kepala dusun Gemare (kampung Pengonsah) sekarang ini.

Di Pengonsah mereka yang datang dari Sungai Rosapm berjumlah 7 kepala keluarga. Dan mereka mendirikan botakng 7 pintu. Menurut perkiraan sudah 90 tahun mereka berdomisili di Pengonsah sekarang ini.

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

bawas, gupung, kebun karet, pemukiman, kuburan, rimba, tembawang dan tengkawang 
kolektif & pribadi 

Kelembagaan Adat

Nama ketemenggungan Nanga Masau
Struktur Temenggung Kadus RT/RW
Temenggung = pengambil keputusan di tingkat Desa
Kadus = pengambil keputusan di tingkat dusun
RT/RW = pengambil keputusan di tingkat RT/RW 
melalui musyawarah dan mufakat sesuai tingkatan nya dan penyelesaiannya 

Hukum Adat

Nuba adat, berladang,dll 
Gawai tutup tahun padi
- berladang
- membangun rumah

 
Adat Kawin Mali
Pengetuak jadi dengan anak inik adat 2 royal peromas, sengkelan babi keliling empat 1 ekor, pengkoras besi 1 btg.
 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Ekosistem Darat Alami
Ekosistem Perairan
Sumber  
Sumber Pangan
Sumber Kesehatan & Kecantikan
Papan dan Bahan Infrastruktur
Sumber Sandang
Sumber Rempah-rempah & Bumbu
Sumber Pendapatan Ekonomi

Kebijakan

No Judul/Title Nomor Tentang Kategori Tipe Kategori Dokumen
1 Perda Kabupaten Tentang Pengakuan Dan Perlindungan Kelembagaan Adat Dan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Sintang 12 Tahun 2015 Pengakuan Dan Perlindungan Kelembagaan Adat Dan Masyarakat Hukum Adat Perda Kabupaten/Kota Daerah  Dokumen