Wilayah Adat

Kampung Ng.Masau

 Teregistrasi

Nama Komunitas Dayak Kebahan
Propinsi Kalimantan Barat
Kabupaten/Kota SINTANG
Kecamatan Kayan Hulu
Desa Nanga Masau
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 10.648 Ha
Satuan Kampung Ng.Masau
Kondisi Fisik Perbukitan,Dataran,Perairan
Batas Barat Dusun Pengonsah
Batas Selatan Serawai
Batas Timur Melaban Pedini
Batas Utara Dusun Pengonsah

Kependudukan

Jumlah KK 180
Jumlah Laki-laki 443
Jumlah Perempuan 390
Mata Pencaharian utama Bertani

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Tidak diketahui dengan pasti tahun dan tanggal berdirinya kampong ini yang jelas berdasarkan Penuturan Narasumber Yaitu Pak Syahdan Mantan Kepala Kampung orde Lama juga Pernah menjadi Kepala Desa Orde Baru, dari penuturan Beliau mengatakan Bahwa Pada zaman penjajahan Belanda suatu saat mereka menelusuri Sungai Kayan dari muara mudik sampai ke hulu, pada saat menjelang malam lalu tibalah mereka di suatu muara sungai dan melihat ada sebatang pohon besar yang diselimuti oleh akar yang menurut pengelihatan mereka bunga tersebut yang berasal dari akar kayu tersebut bermacam-macam ada yang kuning, merah, biru, hitam dan banyak lagi jenisnya, dan bunga tersebut sangat bagus menurut mereka yang melihatnya, karena saking bagusnya bunga yang dipancarkan akar kayu tersebut lalu mereka menamakan cahaya tersebut adalah: MANSAU.

Sedangkan kayu yang diselimuti oleh akar tersebut berdiri di tepi sungai atau pas muara antara Sungai Kayan maka singkat cerita oleh mereka pada zaman itu disebutlah Nanga Sungai Mansau yang artinya: ada sebatang pohon yang diselimuti oleh akar kayu yang berwarna-warni yang tumbuh ditepi sungai maka sampai sekarang ini dikenalah nama tersebut menjadi Nanga Masau dan sekarang ini menjadi Pusat Desa, sebelum pemekaran menjadi 3 Desa yaitu Desa Nanga Masau, Desa Tapang Menua, dan Desa Merah Arai zaman orde Lama Kampung ini berdiri sendiri dan disebut pimpinan wilayahnya adalah Kepala Kampung.

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

bawas, gupung, kebun karet, pemukiman, kuburan, rimba, tembawang dan tengkawang. 
- Kolektif/bersama
- individu/pribadi
 

Kelembagaan Adat

Nama Ketemenggungan Dayak Kebahan
Struktur Temenggung Dewan Adat
temenggung=mengambil keputusan di tingkat Desa
Dewan Adat = mengambil keputusan di tingkat kampung 
melalui musyawarah dan mufakat 

Hukum Adat

- montap
-pencemaran sungai
 
Gawai adat tutup tahun
- Mopat daun padi
- Nubak malas malu
- Tulak Bala
 
- Adat mencuri disanksi paling kecil adat 10 peromas.
- Noek Ningkah disanksi adat 20 peromas
 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Ekosistem Darat Alami
Ekosistem Perairan
Sumber  
Sumber Pangan
Sumber Kesehatan & Kecantikan
Papan dan Bahan Infrastruktur
Sumber Sandang
Sumber Rempah-rempah & Bumbu
Sumber Pendapatan Ekonomi

Kebijakan

No Judul/Title Nomor Tentang Kategori Tipe Kategori Dokumen
1 Perda Kabupaten Tentang Pengakuan Dan Perlindungan Kelembagaan Adat Dan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Sintang 12 Tahun 2015 Pengakuan Dan Perlindungan Kelembagaan Adat Dan Masyarakat Hukum Adat Perda Kabupaten/Kota Daerah  Dokumen