Wilayah Adat

Kampung Iloh

 Teregistrasi

Nama Komunitas Dusun Iloh
Propinsi Kalimantan Barat
Kabupaten/Kota SEKADAU
Kecamatan Nanga Taman
Desa Nanga Engkulun
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 14.011 Ha
Satuan Kampung Iloh
Kondisi Fisik Dataran
Batas Barat Dusun Setanggui
Batas Selatan Leminang
Batas Timur Dusun Kure
Batas Utara Cenayan

Kependudukan

Jumlah KK 116
Jumlah Laki-laki 237
Jumlah Perempuan 218
Mata Pencaharian utama Petani

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Suku Dayak Kerabat dari Tembawang Nangka Kec.Rawak
Sedangkan Suku Melayu Senganan berasal dari Dayak Amnimisme Sungai Sekadau

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

Ladang, kebun karet, rimba, tembawang, pemukiman & kuburan 
Penguasaan dan pengelolaan wilayah secara turun temurun(keluarga)kolektif dan individu  

Kelembagaan Adat

Nama Ketemenggungan
Struktur Temenggung, Ketua Adat, RT
Temenggung : menyelesaikan adat yg tidak selesai di tingkat kampung/dusun(dari sekati 5 ke bawah)
Ketua Adat : menyelesaikan perkara adat di kampung/dusun( dari 8 laksa 8 poku kebawah)
RT (dari 16 poku kebawah)
 
Perkara yang terjadi diselesaikan di tingkat RT dahulu atau sesuai tingkat kesalahan, jika tidak dapat diselesaikan di tingkat ketua adat perkara di naikkan lagi ke tingkat temenggung desa 

Hukum Adat

Adat berladang, panen, membuka hutan, menebang pohon, dll
Wilayah tanah adat, keramat, kuburan, tembawang, sungai hutan adat, hutan lindung, dll 
Adat pertunangan, adat perkawinan, adat kelahiran, adat kematian, adat salah basa, perkelahian, gawai adat, dll 
Adat Mencuri
Adatnya: 1 x 16 poku, per orang pencuri
Empogat 10 kg babi, per orang pencuri
Denda Rp. 200.000,-/ orang pencuri
Barang curian di ganti, tuak 1 tempayan atau tetrgantung pada yang bersangkutan.
Apabila dalam waktu singkat diulang kembali maka adatnya kena 2 kali lipat
 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Sumber  
Sumber Pangan
Sumber Kesehatan & Kecantikan
Papan dan Bahan Infrastruktur
Sumber Sandang
Sumber Rempah-rempah & Bumbu
Sumber Pendapatan Ekonomi