Wilayah Adat

Lumbis Hulu

 Teregistrasi

Nama Komunitas Lumbis Hulu
Propinsi Kalimantan Utara
Kabupaten/Kota NUNUKAN
Kecamatan Lumbis Ogong
Desa --
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 217.324 Ha
Satuan Lumbis Hulu
Kondisi Fisik Pegunungan,Dataran,Perairan
Batas Barat Krayan
Batas Selatan Mentarang Hulu
Batas Timur Wilayah Adat Lumbis Tengah
Batas Utara Sabah Malaysia

Kependudukan

Jumlah KK 0
Jumlah Laki-laki 0
Jumlah Perempuan 0
Mata Pencaharian utama Bertani, berburu, nelayan, ngusa, kerajinan tangan

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Okolod : Yaki Yanggiling dan Yadu Sulomoi mempunyai dua anak satu berbentuk manusia dan satu berwujud seekor anjing,pada waktu itu mereka belum mengenal api untuk memasak.oleh anjing ini menggong dan mencakar pohon folod Yaki Yanggilin dan Yadu memahami arti gonggongan anjing tersebut lalu diambil lah serbuk dari pohon folod tersebut. Anjing itu menggong lagi bulu tikan lalu diambil lagi oleh Yaki Yanggilin dan Yadu Sulomoi, lalu anjing menggonggong lagi batu lipong.serbu folod itu dijemur sampai kering untuk menghasilkan api serbuk folod tersebut digumpal-gumpal dan ditempelka dibatu lipong lalu digesekan ke batang bulu tikan (bambu) sehingga menimbulkan percikan api diserbuk folod tersebut. maka dari itulah suku okolod mengenal api untuk memasak dan menyebut suku okolod dari kata pohon folod tadi karna pohon folod itu mengandung arti kehidupan yang didalam batang folod itu bisa dijadikan makanan yaitu sagu, umbutnya untuk sayur, daunya untuk atap rumah, batang pohon folod untuk anak sumpit,dan bisa juga untuk bahan baku perangkap ikan (bubu).

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

1. Talun : Tanah yang dikelola oleh satu keluarga dan menjadi milik pribadi dan dapat diwariskan kepada keturunan keluarga tersebut.
2. Fulung Bua : Buah-buahan yang bermacam-macam jenis buahnya milik bersama komunitas.
3. Lobong : Tempat kuburan yang menjadi satu tanda bukti kepemilikan wilayah adat tersebut
 
Tanah Yaki : Tanah warisan nenek moyang yang diwariskan kepada anak cucu dan hanya boleh dimiliki dan dimenfaatkan oleh keturunannya. 

Kelembagaan Adat

Nama Kepala Adat Besar Lumbis Hulu
Struktur Ketua lembaga Adat/Kepala Adat, Wakil kepala Adat, Sekretaris, dan anggota terdiri dari kepala-kepala Adat Desa yang ada diwilayah Lumbis hulu
1. Ketua adat besar bertanggung jawab terhadap lembaga-lembaga adat desa dan instansi pemerintah, bertugas juga untuk bekerjasama dengan lembaga adat antar kecamatan dan lembaga adat antar kabupaten
2. Lembaga adat desa berfungsi atau bertugas menyelesaikan perkara/sengketa didesanya masing-masing dan mengatur aturan adat didesanya.
 
1. Ketua adat meengundang pemangku-pemangku adat untuk bersidang dan sebelum bersidang peserta adat terlebih dahulu memilih ketua persidangan adat yaitu : a. Ketua sidang dan sekertaris.
2. Mekanisme yang lain adalah melalui musyawarah dan mufakat, tergantung dari masalah yang diperkarakan 

Hukum Adat

1. Dilarang merambah hutan atau mengambil hasil hutan tanpa ijin dari ketua adat atau masyarakat adat yang bersangkutan.
2. Dilarang memberi tanda lolot,tandu sejarah batas wilayah adat desa dengan desa lain tanpa persetujuan ketua adat kedua belah pihak. 
Angingking (panen padi pertama) adalah memotong padi untuk disumbangkan kepada desa/per orangyang tidak mendapatkan hasil panen yang kurang baik dalam kegiatan tersebut pihak yang memiliki panen padi yang bagus membagi sebagian padi sekaligus bersilahturahmi dalam hal ini pihak yang diberikan juga dengan senang hati menerima hasil panen tersebut dan melangsungkan acara seperti : Aginum da bulak (minum tapai)disediakan lauk pauk selama acara berlangsung, kegiatan lain ansabung (sabung ayam) tanpa taruhan. 
1. Jika terdapat seseorang atau kelompok orang membakar hutan tanpa ijin dari ketua adat dan mengakibatkan kerusakan hutan masyarakat hukum adat setempat maka didenda melakukan penanaman kembali dan membayar denda satu ekor sapi kepda pemilik lahan/hutan
2. Jika terdapat seseorang atau kelompok orang yang memburu atau mencari ikan tanpa ijin ketua adat masyarakat hukum adat setempat maka hasil yang diperoleh akan disita.
3. Jika seseorang atau kelompok yang menggunakan kekerasan atau mengancam orang lain dalam menyelesaikan suatu sengketa batas areal hak wilayah maka akan didenda satu ekor sapi 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Sumber  
Sumber Pangan Bilod (padi), Iluy (ubi), Sangob(timun), Malau (keladi), labu (labu), baladas (pepaya), taidus (jagung),punti (pisang) dsb
Sumber Kesehatan & Kecantikan
Papan dan Bahan Infrastruktur Daun silad, Jemulan, untuk atap rumah. Kulit kayu impalanuk untuk dinding rumah.
Sumber Sandang Kulit kayu alon, dan kulit paling untuk pakaian
Sumber Rempah-rempah & Bumbu Daun afa menjadi pemanis sayur, patik sebagai daun sop, bentudu sebagai daun bawang
Sumber Pendapatan Ekonomi 1. Kakao 2. Kopi 3. Karet 4. Rotan 5. Damar 6. Gaharu 7. Kayu