Wilayah Adat

Wilayah Adat Besar Tubu

 Teregistrasi

Nama Komunitas Long Nyau, Long Ranau, Long Pada,Long Titi, Rian TUbu, Long Lihi, Menabur Kecil, Menabur Besar, Ha-langa,Long Rat, Bila Bekayuk, Long Pangin, Long Nit, Mabung,Payang,Menabur semide,Long Tarau, Long Agis,Lepaga,Tebunyau, Long KendaiLong Kenipe
Propinsi Kalimantan Utara
Kabupaten/Kota MALINAU
Kecamatan Sungai Tubu
Desa --
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 246.723 Ha
Satuan Wilayah Adat Besar Tubu
Kondisi Fisik Pegunungan,Perbukitan,Dataran
Batas Barat Pematang Gunung Bota Jungit, Mentarang dan pematang gunung Tubu, Krayan hulu
Batas Selatan Pematang gunung antara sungai tubu dan malinau selatan hulu terus pematang gunung antara sungai tubu dengan sungai bahau hulu Sampai pematang gunung antara sungai tubu dan sungai kerayan hulu.
Batas Timur Kevaai seboyo antara pelen dan seboyo, pematang gunung pelen dengan Tebunyau, pematang gunung antara tebunyau dan malinau selatan hilir, pematang gunung antara Tebunyau dengan malinau selatan hulu.
Batas Utara Pematang gunung antara Tubu dan Bahau Hulu. Pematang Gunung antara krayan Hulu.

Kependudukan

Jumlah KK 743
Jumlah Laki-laki 650
Jumlah Perempuan 532
Mata Pencaharian utama Petani, Nelayan, Berburu, Mengusa, meramu hasil hutan.

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Orang punan telah mendiami dan menguasai sungai tubu sejak abad 18 atau sekitar tahun1830 dan 1840 pada saat itu sungai tubu kosong,Orang Punan dipimpin oleh KUYANG,Mereka hidup di hulu sungai Tubu dan Sungai Malinau, Setelah merasa aman orang punan menyebar ke sungai kalun,sungai melebun {Sekarang Mena-bur},dan sebagian ke Sungai Malinau,dan Menta-rang.mereka menetap sampai sekarang di wilayah masing_masing. Setelah sekian lama menetap orang punan masing masing punya lakin {pemimpin setiap kelompok atau komunitas}. orang punan tubu ada 19 komunitas/Kelompok, selain komunitas punan ada juga komunitas Abai Long Nit,Komunitas Merap Long Kendai dan Abai Kenipe.Punan tebagi setiap batang dan cabang sungai dalam wilayah sungai tubu.Pada jaman pemerintahan Belanda dan Orde Lama Lakin tukung diangkat menjadi Kepala Kampung pada tahun 1970 {an},pada Pemerintah Orde Baru di Relo-kasikan lah Masyarakat Sungai Tubu Melalui Pro-gram BINA GRAHA RESETLEMEN,dibuat lah nama Lokasi pemukiman itu RRESPEN {RESETLEMEN PENDUDUK},Masyrakat sungai Tubu Yang Bergabung ada 8 Desa yaitu Long Lihi,Menabur Kecil,Menabur Besar.Long Pangin,Mabung,Payang,Long Trau Long Agis.5 Desa masih bertahan di sungai Tubu Yaitu Long Nyau,Long Ranau,Long Pada,Long Titi dan Rian Tubu,3 Desa pindah bergabung dengan keluarga yang ada di sungai malinau Yaitu Bila Bekayuk,Long Rat,dan Halanga,3 Desa di Lokasi Lubak Manis yaitu Lepaga,Tebunyau,dan Menabur Semide.Walau pun 19 Desa ini dipindah kan oleh pemerintah tetapi wila-yah adat mereka tetap disungai tubu.
Sesuai Kebutuhan Komunitas punan memben-tuk dua lembaga Adat yaitu ; Lembaga Adat Besar Punan Kabupaten dan Lembaga Adat Besar Punan Provensi.

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

• Tano jakah adalah kawasan yang dilarang dari semua kegiatan yang dapat merugikan ekosistem .misalnya berladang dan meng-esek bahan bangunan serta berburu. Kawa-san ini juga diatur dalam aturan adat setem-pat.
• Tano Tukung adalah Tanah yang di-peruntukan untuk pemungkiman atau kam-pung
• Tano Tabun, umoh adalah tanah yang di pe-runtukan untuk lahan pertanian dan perke-bunan
• Tano Awah adalah Tanah yang Di pe-runtukan untuk berburu baik di daratan maupun di perairan.
• Tanoh Lun Nguca tanah yang diperuntukan untuk ambil gaharu, damar dll.
 
• Tano Figet fungoh Tanah mili perorangan
• Tano detao pipah Tanah dikelola secara ber-sama-sama dalam satu keluarga
• Tano toh piyah tanah yang di kelola berSa-ma-sama oleh komonitas 

Kelembagaan Adat

Nama LEMBAGA ADAT BESAR PUNAN KABUPATEN MA-LINAU
Struktur Lembaga Adat Besar Punan Provensi,Lembaga Adat Punan Kabupaten,Lembaga Adat Kecama-tan,Lembaga Adat Desa.
• Ketua Lembaga Adat Punan Propensi bertu-gas dalam lingkup Propensi.Menjadi media informasi dan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.sekaligus menjadi saluran aspirasi masyrakat dengan Pemerintah,ditingkat propensi.
• Ketua Lembaga Adat Besar Punan Kabupat-en.bertugas.menyelesaikan masalah dalam lingkup Kabupaten,dan menjaadi saluran as-pirasi masyarakat kepada Pemerintah,Selain itu menjadi pelindung dan pengayom bagi warga punan.
• Lembaga Adat Kecamatan adalah bekerja dalam lingkup Kecamatan.
• Lembaga Adat Desa adalah bekerja dalam lingkup Desa, `
 
• Ketua Adat Menunjuk satu orang sebagai LA-BURO.dan orang yang ditunjuk adalah orang yang benar-benar mengerti tentang mata bu-lan untuk bercocok tanan,Menurut LA-BURO,menebas ladang untuk hutan rimba pada bulan 5 dan 6,menebas jakau muda dan jakau tua bulan 6 dan 7,bulan 7dan 8 menu-gal tepat pada mata bulan Tebengang atau minggu ke dua,pada bulan 8.
• Mata bulan Untuk menanam Ubi,Keladi,pisang jagung labu dan lain-lain adalah,jatuh pada mata bulan Be-laung{purnama}
 

Hukum Adat

Pela Lou.melakukan kegiatan secara bersama sama baik itu berburu berladang dan lain-lain  
• Ngawa adalah hamil di luar nikah atau berselingkuh 
• Pela Lou; orang yang melangar pela lou yang sudah di tetapkan dia harus membayar bel-anai guci untuk di berikan kepada yang melaksanakan PelaLou
• Ngawa ; orang yang melakukan ngawa didenda 4 buah tempayan abai dan di ada-kan ritualan hukum adat palambe
 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Sumber  
Sumber Pangan Parei, Ubi, UbiBoi, Lofulung, Lojema, oroNyifung, Jelai, LoLelih. Lu’ai, oro Jema, orofulung, oro ipung, oro tefungan, oro Nou,OroNyifung, oro powa
Sumber Kesehatan & Kecantikan • Tabau kedayan: anti bisa atau anti racun. • Tamban Lung: anti bisa dan Obat sakit perut/ diare. • Ketimang: Obat nyamuk, mengusir roh halus. • Ker,nga,ker,nga mundung: Obat sakit perut, Obat bengkak badan/biri-biri dan mengusir roh jahat. • Cumin uci: Obat kencing manis, batu maring, infeksi saluran kencing, Obat ginjal, Obat demam. • Oka peit: Obat demam. • Karapet: pengaet rejeki, penjinak lawan jenis, pemanis/ • supaya tampan atau manis jika dilihat lawan jenis. • Sabun oka
Papan dan Bahan Infrastruktur • Daun opou, doun vulung, doun nou, doun vu, doun birai, doun bovong: ini semua untuk atap rumah dan atap pondok. • Kaci untuk tiang dan papan dan balok, kayu batuh untuk tiang dan papan dan balok, betiting untuk papan dan balok, 10 op untuk papan dan balok, • Nit tepuyong atau nit tengouh: untuk pakaian adat • Upa kayu luing bahan pewarna
Sumber Sandang Bua redu', bua lepau, lafun Kala, bawang kucai, serai, Lekoi, Lekoi kayu',
Sumber Rempah-rempah & Bumbu Lelah, Batun totung, Batun Ecew, Petiu bavui, Petiu bacou, Petiu You, Petiu Uting, Petiu doun keliyen.
Sumber Pendapatan Ekonomi

Kebijakan

No Judul/Title Nomor Tentang Kategori Tipe Kategori Dokumen
1 Perda Malinau Nomor 10 Tahun 2012 Pengakuan dan Perlindungan Hak-hak Masyarakat Adat di Kabupaten Malinau Perda Kabupaten/Kota Daerah  Dokumen