Wilayah Adat

Kampung Iban Kulan

 Teregistrasi

Nama Komunitas Iban Kulan
Propinsi Kalimantan Barat
Kabupaten/Kota KAPUAS HULU
Kecamatan Embaloh Hulu
Desa --
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 8.122 Ha
Satuan Kampung Iban Kulan
Kondisi Fisik Pegunungan
Batas Barat Desa Ulak Pauk
Batas Selatan Desa Sungai Utik
Batas Timur Desa Tamao
Batas Utara Dusun Ungak

Kependudukan

Jumlah KK 68
Jumlah Laki-laki 132
Jumlah Perempuan 130
Mata Pencaharian utama --

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Masyarakat Kulan ini pertama berasal dari Kerakar (Kampung di kecamatanBatang Lupar) meminta Menua/wilayah kepada Semagat Tamambaloh. Pada masa itu wilayah yang akan dikasihkan itumasih rawan dengan perang maka diberilah wilayah kepada suku Iban yang meminta agar bisa menjadi pagar pelindung dari musuh yang sering berperang dengan suku Tamambaloh. Ketika Tamambaloh memberikan wilayah kepada suku Iban di Kulan dilakukan sebuah perjanjian yang berbunyi “BEDILANG BESAI BEJABUNG PANJAI” yang berarti tidak ada permusuhan perperangan antara suku Tamambaloh dengan suku Iban, sampai sekarang suku Iban di Kampung Kulan memiliki wilayah dan menjalin hubungan persaudaraan dengan suku Tamambaloh.

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

Damon,kebun karet, keramat, pemukiman, rimba, Tembawai. 
Damon ini dimiliki masing masing keluarga,(Damon yaitu bekas Ladang). Kebun Karet masing-masing keluarga/kepala keluarga memiliki. Rimba, Keramat,Tembawai ini dimiliki bersama sama di kampong, dijaga dan di kelola bersama. 

Kelembagaan Adat

Nama Tuai Rumah
Struktur --
Tugas Tuai Rumah yaitu mengatur aktifitas masyarakat di kampung seperti berladang, gotong royong, gawai, hukum adat yang berjalan di kampung.
Tuai seruan betugas lebih kepada menangani kasus.

Tuai seruan betugas lebih kepada menangani kasus.
 
Musyawarah masyarakat dan di setujui oleh tuai rumah 

Hukum Adat

Kegiatan berladang, masyarakat selalu memulai adakan upacara adat sampai berakhir panen hasil ladang misalkan pada saat mencari lahan, membuka lahan, membakar lahan, bertanam(menugal),panen. Aktivitas ini selalu di sambut dengan adakan upacara adat.ketika masyarakat membuat sebuah rumah baik itu rumah betang/panjang, penebangan kayu sebagai bahan untuk membuat rumah ini selalu ada aturan adat tertentu terletak pada pantangan mana bahan/kayu yang boleh di ambil untuk bahan dan mana yang tidak boleh di ambil hal ini di atur oleh tuai rumah. 
Adat meninggal/kematian, masyarakat setempat ketika dalam suasana berduka baik itu pihak keluarga masyarakat setempat itu sendiri, ada pantangan dimana tidak boleh menghidupkan elektronik yang bisa menampilkan gambar/suara, dan sejenisnya. 
Tertulis di sebuah buku berjudul “Aturan Adat Dayak Iban” terletak pada Bagian Adat Mencuri contoh “mencuri padi ba tibang, iya kena adat nyengkubang ruang” (mencuri padi di lumbung, kena adat pembongkaran isi rumah) 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Sumber  
Sumber Pangan Padi, jagung, timun, kacang panjang, sawi pahit.
Sumber Kesehatan & Kecantikan
Papan dan Bahan Infrastruktur Kayu hutan
Sumber Sandang
Sumber Rempah-rempah & Bumbu
Sumber Pendapatan Ekonomi Noreh, berburu

Kebijakan

No Judul/Title Nomor Tentang Kategori Tipe Kategori Dokumen
1 Perda Kabupaten Kapuas Hulu No 13 Tahun 2018 Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat Perda Kabupaten/Kota Daerah  Dokumen