Wilayah Adat

Dusun Ampar Dayak Mualang

 Teregistrasi

Nama Komunitas Dayak Mualang
Propinsi Kalimantan Barat
Kabupaten/Kota SEKADAU
Kecamatan Sekadau Hilir
Desa Engkersik
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 1.296 Ha
Satuan Dusun Ampar Dayak Mualang
Kondisi Fisik Dataran
Batas Barat Dsn Jerajau
Batas Selatan Dsn. Ensawak
Batas Timur Desa Buluh Kuning
Batas Utara Dsn. Suak Terentang

Kependudukan

Jumlah KK 87
Jumlah Laki-laki 159
Jumlah Perempuan 129
Mata Pencaharian utama Bertani (padi,karet & sawit)

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Dusun Ampar mayoritas Suku Dayak Mualang, pindah dari Kec. Belitang Hilir & Hulu, kira kira pada tahun 1940-an.dengan tujuan mencari daerah lahan subur untuk pertanian

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

Ladang, sawah, kebun karet, rimba, tembawang, pemukiman & kuburan 
individu & kolektif 

Kelembagaan Adat

Nama Ketemenggungan Engkersik
Struktur TEMENGGUNG ADAT KEDESAAN ENGKERSIK LEMBAGA ADAT/ MENTERI ADAT DESA MENTERI ADAT
1. Temenggung
Kewenangan dan tugas
1. Temenggung berwenang menyelesaikan perkara adat diwilayah Kekuasaannya.
2. Berwenang menyelesaikan perkara baik antar warga masyarakatnya sendiri maupun perkara adat dengan pihak luar.
3. Bertugas mengurus adat istiadat dan hukum adat yang ada diwilayah kekuasaan.
4. Bertugas menyelesaikan perkara adat yang tidak mampu diselesaikan oleh menteri adat bersama sekutu.
5. Menyelesaikan perkara adat yang sifatnya berat,seperti pembunuhan.
6. Melakukan koordinasi,kerja sama dengan menteri adat,dan sekutu adat setiap menegakkan adat istiadat dan hukum adat.
7. Menguatkan,mengembangkan adat istiadat dan hukum adat di wilayahnya.
8. Menggalang koordinasi dan kerjasama dengan aparat pemerintah,kecamatan dan kabupaten.
9. Menyelesaikan/merumuskan suatu perkara apabila suatu perkara tersebut tidak mampu diseslesaikan/diputuskan oleh menteri adat.
10. Mempertahankan kawasan adat.
11. Melaksanakan keputusan-keputusan hasil Musdat.
12. Mengadakan rapat koordinasi sekurang-kurangnya dua kali setahun.
13. Mengatur pengelolaan dan pemanfaatan SDA pada tingkat Ketemenggungan.
14. Melakukan pemberdayaan dan dokumentasi adat istiadat dan seni budaya.
15. Jujur,bijaksana,dan berwibawa.
16. Berani mengambil keputusan.
17. Mengerti adat istiadat.
18. Berani menyampaikan aspirasi Masyarakat Adat.

2. Menteri Adat
Tugas dan kewenangan
1. Berwenang mengurus adat istiadat dan hukum adat pada tingkat Dusun/kampung.
2. Menyelesaikan perkara adat di tingkat dusun/kampung/RT/RW.
3. Melakukan koordinasi kerjasama dengan sekutu adat setempat dalam menyelesaikan perkara adat.
4. Menguatkan,mengembangkan dan menegakkan adat istiadat dan hukum adat.
5. Menggalang koordinasi dan kerjasama dengan aparat pemerintah desa,kecamatan dan kabupaten.
Mengatur pengelolaan dan pemanfaatan SDA dikampungnya masing-masing. 
Perkara yang terjadi diselesaikan di tingkat mentri adat dahulu yaitu tingkat dusun, jika tidak dapat diselesaikan di tingkat mentri adat perkara di naikkan lagi ke tingkat temenggung desa. 

Hukum Adat

Adat berladang, panen, membuka hutan, menebang pohon, dll 
Adat perkawinan, adat kelahiran, adat kematian, adat salah basa, perkelahian, gawai adat, adat mendirikan rumah, adat prilaku, dll 
O. ADAT PATI
Pengganti organ tubuh:
2 Buah gong 3 keliling sebagai pengganti suara
2 Buah lila sebagai pengganti paha
2 Buah bukuk tebu (meriam kecil) sebagai pengganti
lengan/siku
1 Buah rantai perak sebagai pengganti usus
2 Buah selepa sebagai pengganti mata
2 Buah par sebagai pengganti telinga
 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Ekosistem Darat Alami
Sumber  
Sumber Pangan
Sumber Kesehatan & Kecantikan
Papan dan Bahan Infrastruktur
Sumber Sandang
Sumber Rempah-rempah & Bumbu
Sumber Pendapatan Ekonomi