Wilayah Adat

Ngapa Marantale

 Terverifikasi

Nama Komunitas Marantale
Propinsi Sulawesi Tengah
Kabupaten/Kota PARIGI MOUTONG
Kecamatan Ampibabo
Desa Marantale
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 3.944 Ha
Satuan Ngapa Marantale
Kondisi Fisik Pegunungan,Pesisir
Batas Barat Torinunu
Batas Selatan Toboli
Batas Timur Laut
Batas Utara Watupake

Kependudukan

Jumlah KK 400
Jumlah Laki-laki 1351
Jumlah Perempuan 1425
Mata Pencaharian utama Petani

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Pada awalnya desa marantale bernamatan digi, karena kesepakatan lembaga adat digantilah nama tandigi menjadi marantale, dan ketika menjadi desa marantale kepala desa pertama yang menjabat adalah roca.

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

- Raranggai : Hutan Primer
- Pangale : Hutan sekunder
- Nava : Kebun yang sudah ditinggalkan selama 5-10 tahun dan sudah menjadi semak
- Bonde : bekas kebun
- Taluan : Kebun
- Pangale mbongo: Hutan tempat mencari rotan, damar.
- Pampa :kebun campuran yang berada di lokasi atau dekat pemukiman penduduk.



 
Tanah Komunal dan Tana individu 

Kelembagaan Adat

Nama Lembaga Adat Marantale
Struktur Tegura Nuada, Topouki Nuada, Topo lisa Nuada, Galara Nuada, Pobisara, Kapitalau, Jogugu, Baligau, Tadulako, Suro, Punggava, Ulu Tumba, Sobo, Panuntu, Pongane, Sando
- Togura Nuada (Ketua Adat) : Memutuskan dan mengurus sangsi (vaya) masyarakat yang melanggar ketentuan hukum adat.
- Topouki Nuada (Wakil Ketua Adat) : Mengurus dan mempersiapkan proses-proses sangsi adat dan kegiatan-kegiatan ritual adat.
- Topolisa Nuada (Bendahara Adat) mengelola keuangan kelembagaanadat.
- Galara Nuada (Hakim) memproses dan memutuskan jika masyarakat melanggar hokum-hukum adat. Galara nuada juga terdiri dari 3 rang yang ditunjuk langsung olehTogura Nuada.
- Pobisara bertugas sebagai Protokol ketika ada pertemuan.
- Kapitalau :berperan sebagai jaksa penggugat ketika prosesi sidang kasus yang ditangani oleh kelembaggaan adat.
- Jogugu :Bertindak sebagai panitra dalam pesidangan kelembagaan adat.
- Baligau :bertugas sebagai penasehat ketika di jatuhi sangsi kepada terdakwa yang melanggar hokum adat.
- Tadulako (Orang Kuat) :Bertugas unutk pengaman dalam kampug.
- Suro : Betugas untuk memanggil terdakwa yang melanggar ketentuan adat untuk di sidang adat.
- Punggava : bertindak sebagai pengawas dalam ritual-ritul pertanian dan perkebunan.
- Uluntumba : mengurus ritual adat pembukaan lahan pertanian/perkebunan.
- Subo : bertugas sebagai yang melihat dan menentukan waktu ber cocok tanam.
- Panuntu : merawat dan memproses hasil tanaman perkebunan.
- Pangane : bertindak untuk mengadakan ritual agar tanaman tidak rusak atau kena hama.

- Sando : Sebagai dukun kampung
 
Libu 

Hukum Adat

- Dilarang melewati areal persawahan pada saat padi mendekati waktu panen
- Tidak di bolehkan ada aktifitas pembangunan pondo di dekat areal perkebunan sebelum waktu panen.
- Mempakoni :sesajian untuk ritual pembukaan lahan.
 
1. Bualo nu ada
a. Seorang lelaki atau perempuan yang merampas pinangan orang, atau membatalkan pinagan secara sepihak, sedang piangan tersebut sudah mempunyai keputusan antaran belanja, baik antaran belanja tersebut telah diserahkan atau belum diserahkan kepada pihak perempuan maka perampas dutantau (pinangan orang) itu akan dijatuhi /dekanahi hukuman adata (nigivu ) dengan kesalahan (vaya) sebagai berikut
b. Bagi laki-laki yang membatalkan pinangan secara sepihak, ia akan dikenai hokuman adat (nigivu) dengan sepihak, ia akan dikenai hukuman adat (nigivu) dengan kesalahan (vaya) “toko Tonda”, yaitu membayar kepada pihak laki-laki yang meminangnya dua kali lipat dari jumlah beban antaran belanja telah diputuskan.
- Bagian perempuan yang membatalkan piangan secara sepihak, ia akan dikenai hukuman adat (nigivu) dengan kesalahan (vaya) “ TOKO TONDA”, yaitu membayar kepada pihak laki-laki yang meminangnya dua kali lipat dari jumlah beban antaran belanja telah diputuskan.
- Bila pembatalan perkawinan tersebut pada poin a diatas, disebabkan karena perkawinan dengan lelaki lain, maka lelaki yang menjadi suaminya, sama-sama dengan isterinya harus membayar vaya “TokoTonda” tersebut.

 
1. Bualo Kono
Seorang lelaki (bujang atau beristri), merampas atau mengambil istri orang lain, maka keduanya dijatuhi hukuman adat (nigivu) dengan kesalahan pelanggaran (no vaya) dengan membayar ( no sompo) berupa
a. Lelaki masih bujang :
- Satu ekor kerbau
- Dua buah dulang (dula pare), dindingari
- Satu buah parang pusaka (guma)
- Tujuh buah tubu (mangkuk), mata bangga
- Dua belas meter kain kafan (sompu)
- Lima belas real uang sedekah = Rp…….
- Tujuh gantang bulava (beras)
- Motoli jarita, artinya mengadakan perjanjian di hadapan dewan adat bahwa ia tidak akan mengulangi lagi perbuatan yang demikian itu
b. Laki-laki yang beristri
- Bila istrinya yang sah mengajukan keberatan dan terjadi perceraian, maka laki-laki atau suami tersebut dikenakan hokum adat (nigivu) dengankesalahan (vaya) “mempereee” atau “magalisi” artinya lelaki tersebut tidak berhak atas anaknya. Laki-laki tersebut turun dari rumah istrinya hanya dengan pakaian di badan.
- Bila pelakunya seorang perempuan yang suadah bersuami yang memang nekat, maka apa bila suaminya menceraikannya, kepada istri tersebut dikenakan kesalahan (vaya) “momperere” atau “mangalisi” yaitu si istri tidak berhak mendapat harta pendapatan bersama dan juga tidak berhak atas anaknya dan keluar dari rumah suaminya hanya dengan pakaian di badan.
 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Ekosistem Darat Alami
Sumber  
Sumber Pangan
Sumber Kesehatan & Kecantikan Kesehatan - Daun Sirikaya : Obat Penurun Panas - Panuntu : Obat penyakit dalam - Kumis Kucing : obat kencing batu - Daun Siri : Obat Mata Kecantikan yaitu daun manuru,
Papan dan Bahan Infrastruktur Kayu, Bambu, Pasir, Batu Kali, Daun Rumbia, Rotan, Batang Kelapa dan Daun Kelapa
Sumber Sandang Kayu Ivo : dijadikan pakian terbuat dari kulit kayu ivo Geta Kayu mambeti jadi pewarna pakaian
Sumber Rempah-rempah & Bumbu Rica, Tomat, BawangPuti, Bawang Merah,Ketumbar, Merica, Jahe, Lengkuas, daunkemangi, jeruknipis
Sumber Pendapatan Ekonomi Coklat, kapuk, kopi, Cengkeh, Ubi, jagung, nelayan ikan laut.