Wilayah Adat

Gotap

 Teregistrasi

Nama Komunitas Gotap
Propinsi Sumatera Barat
Kabupaten/Kota KEPULAUAN MENTAWAI
Kecamatan Siberut tengah
Desa -
Peta Lokasi Wilayah Adat Perbesaran dengan Mousescroll

Kewilayah Adat

Luas 2.880 Ha
Satuan Gotap
Kondisi Fisik Pegunungan,Dataran,Pesisir,Bahari (Laut)
Batas Barat Bat silekkini, bat sagu, bat lebbu
Batas Selatan Bat putaimuktungan, muara gelap, batsibbiret
Batas Timur Bat baiko, bat sagu, bat lebbu
Batas Utara Batlook sampai hulu sungai

Kependudukan

Jumlah KK 41
Jumlah Laki-laki 95
Jumlah Perempuan 90
Mata Pencaharian utama Nelayan, Bertani

Sejarah Singkat Masyarakat adat

Pada awalnya masyarakat adat gotap, asal nenek moyangnya dari simatalu suku besar sakerebau, karena ada perselisihan antar suku sehingga pindah singgah di srisura sehingga ganti suku sabetiliake yang bernama sibubu. Tidak lama kemudian pindah kesilawinan berganti suku lagi suku saabangan karena mereka membuat pondok dibawah mangga yang besar sehingga mereka menamakan suku saabbangan (mangga), nenek moyang mereka yang membati (yang memberi tanda) bahwa tanah yang ditemukannya bernam sibubu.

Jadi yang menginjakkan kaki di gotap adalah sone manai suku saabbangan tinggal disilaoinan, dulunya berladang, karena jarak silaoinan dengan perladangan digotap cukup jauh dan lebih dekat dilimu, maka mereka sepakat tinggal di limu.

Kemudian pada tahun 2003 rencana untuk pembukaan perkampungan digotap akhirnya sepakat. Awalnya perladangan, akhirnya menjadi sebuah perkampungan, atas kesepakatan antar suku : suku saabbangan, suku sarereake, suku sagulu, suku salaise, suku tasirilotik, suku salimu, suku sabojiat,, dan itu asalnya dari limu, dar salappa, suku sdabojiat, dan suku smaurau, mereka membangun tempat sementara.

Pada tahun 2006 pemerintah punya program untuk membangun perumahan sosial seluas 40 hektar, sehingga masyarakat gotap menghibakannya.


Nama gotap dulunya, gojok baga artinya air sungainya menderu. Jadi setelah adanya bantuan dari dinas sosial nama perkampungan gojok baga diluruskan menjadi gotap.


Untuk pembukaan perkampungan, diadakan ritual pada tahun 2004 dan masuknya SD piliak santa maria, tahun 2006 pembangunan gedung sekolah juga dan tahun 2008 dibangun juga poskesdes, pada tahun 2012 masuk agama islam, dan tahun 2013 masuk listrik tenaga surya, dan pada tahun 2013 ada pemekaran dusun, awalnya dusun gotap dibagi dua jadi dua dusun yakninya dusun lappa dan gotap.

Hak atas tanah dan pengelolaan Wilayah

a. Hutan: Tidak boleh ditebang gundul, harus dilestarikan, tidak boleh diperjualbelikan
b. Dataran: Dikelola secara musyawarah adat untuk membuka pemukiman dan perladangan
c. Rawa: dikelola kaum ibu dengan silih berganti
d. pesisir: tempat untuk penanaman kelapa

 
-Tanah Kaum: hanya dikelola secara turun temurun dengan pergantian tidak diperjualbelikan
-Tanah Perseorangan: Dikelola secara satu suku tidak boleh di campuri dengan suku lain 

Kelembagaan Adat

Nama Uma
Struktur Sikebbukat uma (Utet suku) Sipanguan Sikerei Sirimuri Anggota suku
- sikebbukat uma (utet suku) :
sebagai penanggung jawab di uma dan penentu utama dalam pengambilan suatu
keputusan dengan hasil musyawarah menurut aturan adat.

- sipangunan (wakil sikebbukat uma) :

sebagai perpanjangan tangan sikebbukat uma kepada orang lain.

- sikerei (dukun/tabib) :

- sebagai pelaku dalam pengobatan secara tradisional

- sebagai pelaku dalam menjalankan punen

- srimuri :

sebagai pemberi informasi atau pemberi perintah untuk dilaksanakan anggota suku.

- anggota suku :

sebagai pelaksana perintah untuk mempersiapkan kebutuhan punen.
 
Setiap persoalan selalu didasari dalam bentuk musyawarah secara adat dalam menimbang dan memutuskan. 

Hukum Adat

-Tanah Kaum: hanya dikelola secara turun temurun dengan pergantian tidak diperjualbelikan
-Tanah Perseorangan: Dikelola secara satu suku tidak boleh di campuri dengan suku lain 
Setiap orang yang melakukan kesalahan atau melanggatr aturan adat, akan diberi sangsi ganti rugi dan denda 
Bila melakukan perselingkuhan tetap ditindak secara hukum adat, karena sudah ada aturan yang sitetapkan, baik secara lisan maupun tulisan. bila ada pencurian selalu ditindak secara adat dan diberi sangsi ganti rugi. 

Keanekaragaman Hayati

Jenis Ekosistem
Ekosistem Darat Alami
Sumber  
Sumber Pangan gette, sagai, bagok, talajjang, dll
Sumber Kesehatan & Kecantikan saileppet, kakainau, mumunen, bekeu, sikopuk, sigoigoik, muttei, unmandaraigat, dll
Papan dan Bahan Infrastruktur koka, kutaku, karai, matsemi, matanloisiat
Sumber Sandang kulit baiko, buluk soggunei, kulit tobe, kulit sibioite
Sumber Rempah-rempah & Bumbu cengkeh pala, pinang dan kelapa
Sumber Pendapatan Ekonomi