Berita BRWA

777 Peta Wilayah Adat di Akhir Tahun 2017

Senin, 08 Januari 2018 , admin

Sebaran Wilayah Adat Nusantara

Sejak tahun 2012, Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) bersama Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dan Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif (JKPP) secara aktif menyampaikan peta wilayah adat kepada pemerintah. Menutup akhir tahun 2017, peta wilayah adat tersebut kembali secara resmi diserahkan kepada Kementerian Lingkungan dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), dan Badan Informasi Geospasial (BIG) dalam acara Catatan Akhir Tahun Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) pada Rabu (20/12/2017) di Sari Pan Pasific Hotel, Jakarta.

Penyerahan peta wilayah adat oleh Kepala BRWA

 

Hingga akhir tahun 2017, Badan registrasi Wilayah Adat (BRWA) mencatat ada 777 wilayah adat seluas 9.382.699,31 hektar. Data ini bersumber dari peta-peta hasil pemetaan partisipatif wilayah adat yang telah terdaftar di BRWA hingga Desember 2017. Peta yang sudah terdaftar di BRWA ini akan terus diperbaharui dan diserahkan secara bertahap sebagai upaya membantu pemerintah dalam menunjukan keberadaan masyarakat adat dan wilayah adatnya serta mendorong pengakuan dan perlindungan terhadap masyarakat adat.

 

Sampai saat ini sudah sebanyak 42 wilayah adat seluas 746.500 hektar telah ditetapkan pengakuannya melalui Surat Keputusan kepala daerah, 104 wilayah adat seluas 2,1 juta hektar telah memiliki Peraturan Daerah yang mengatur pengakuan masyarakat adat dan wilayah adat, dan 24 wilayah adat seluas 167.883 hektar yang sudah memiliki perda penetapan dan pengaturan. Jadi, total wilayah adat yang sudah diakui keberadaannya sebanyak 170 wilayah adat dengan total luas 3 juta hektar. Jika dilihat selisihnya, masih ada 607 wilayah adat dengan total luas 6,3 juta hektar yang belum diakui secara hukum.

Berita Lain