Artikel

Indeks

BRWA
May 11, 2018

Identitas “Tidak” dan Keragaman Dialek dalam Rumpun Etnik Asal Tanah Kaili
Pria berusia sekitar 60 tahunan yang berbaju kotak abu-abu itu tiba-tiba berujar “Aaa, ledo, ledo…”saat menimpali lawan bicara yang duduk di seberangnya. Beberapa kali terdengar ulangan kata yang sama yaitu, ledo yang ternyata bermakna “tidak”. Seperti hampir di seluruh rumpun etnik Kaili, rumpun etnik Kaili Ledo juga menggunakan sebutan lokal untuk kata “tidak” sebagai identitas “nama” dari Masyarakat yang berasal dari *)Ngata Raranggonau itu. Ricu nama pria itu, mengatakan bahwa memang penyebutan lokal untuk kata “tidak” dijadikan sebagai penamaan rumpun etnik Kaili yang tersebar di tanah Sulawesi Tengah seperti rumpun Kaili Ledo, rumpun Kaili Rai, rumpun Kaili Ija, rumpun Kaili Da’a, dan seterusnya....
read more »
BRWA
April 25, 2018

Pertukaran dan Penyebaran Bahasa Suku Kaili Ledo dan Suku Kaili Ija
Langit yang berawan ditemani suara kumbang hutan, burung yang terbang, dan semilir angin bertiup menghias siang itu. Jalan setapak dari tanah cokelat aluvial berbatu-pasir yang menanjak dan berliku menjadikan jalur pendakian yang amat mendebarkan di atas sepeda motor. Berlatar tebing dan jurang di kanan kiri, menuntut keterampilan pengendara melatari tantangan perjalanan ke sebuah kampung yang dipercaya sebagai wilayah asal muasal dari Etnis Kaili Ledo, Kampung Raranggonau....
read more »
BRWA
March 23, 2018

Pengeloaan Wilayah Adat Turut Menjaga Sumberdaya Air
Hari Air Sedunia yang diperingati setiap tanggal 22 Maret, memiliki pesan dan ajakan kepada publik untuk konservasi air . Air adalah unsur vital yang dibutuhkan manusia. Bagaimana jika sumber air bersih semakin menipis bahkan habis? Ratusan tahun masyarakat adat telah mengelola wilayah adatnya dan menjaga hutan-hutannya, salah satunya adalah untuk mempertahankan sumber air. Jika ada penghargaan yang bisa diberikan untuk pelaku konservasi sumberdaya air, maka masyarakat adat berhak menerimanya....
read more »
BRWA
January 31, 2018

Kearifan Lokal yang Menjaga Hutan (2)
Pengakuan negara terhadap masyarakat adat dan hutan adatnya tak hanya mengubah karakter hubungan negara dan masyarakat adat, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan atas kearifan lokal dalam melestarikan hutan. Hutan dan masyarakat adat adalah dua entitas yang tidak bisa dipisahkan. Inilah yang terjadi di dalam masyarakat Lindu yang mendiami Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), Sulawesi Tengah....
read more »
BRWA
January 31, 2018

Kearifan Lokal yang Menjaga Hutan (1)
Gapura besi merah bertuliskan ”Taman Nasional Lore Lindu” menyambut rombongan sekitar 20 orang yang masing-masing menutupi tubuhnya dengan jaket. Jarum jam masih berada di angka tujuh dan matahari belum lagi bersinar terang. Udara sejuk menerpa kulit wajah dan tangan. Di seputar gapura telah menanti sejumlah ojek motor yang akan mengantar anggota rombongan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem serta Bupati Sigi masuk ke wilayah Taman Nasional Lore Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah...
read more »
BRWA
May 22, 2017

Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati Oleh Masyarakat Adat mukim Kunyet
Masyarakat adat Mukim Kunyet yang berada di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Profinsi Aceh. Wilayah adat Mukim Kunyet memiliki kondisi fisik berupa pegunungan, perbukitan, dataran, dan lahan basah. Dengan jenis ekosistem darat alami, masyarakat Mukim Kunyet banyak memanfaatkan sumberdaya alam yang ada disekitarnya, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebagai sumber obat-obatan, sumber bahan bangunan, maupun sumber pendapatan ekonomi....
read more »
BRWA
May 03, 2017

Mengenal Wilayah Adat Mukim Kunyet di Aceh
Dahulu, saat pendatang sedang membersihkan lahan untuk membuka kebun baru, mereka menemukan inoeng kunyet berukuran sebesar guci. Induk rempah kunyit tersebut mereka temukan di Gampong Dayah Tanoh, yang kemudian daerah itu disebut dengan Kunyet. Secara administratif, Mukim Kunyet terletak di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten, Pidie, Profinsi Aceh. Wilayah adat ini bersebelahan dengan Mukim Paloh, Pegunungan Pinto Kuta, Mukim Meutarem, dan Mukim Peudaya....
read more »
BRWA
March 22, 2017

Semen Berdiri: Air, Budaya dan Adat Hilang
https://www.youtube.com/watch?v=e7cMU5vTW1s&feature=share...
read more »
BRWA
December 13, 2016

Percepat Pengakuan, Bupati Enrekang Terbitkan SK Panitia Masyarakat Hukum Adat
Bupati Enrekang mengeluarkan SK Petapan Panitia Mayarakat Adat sebagai tindak lanjut dari Perda No. 1 tahun 2016 tentang Pendoman Pendaftaran Masyarakat Hukum Adat di Kab. Enrekang...
read more »
BRWA
October 06, 2016

Tanya-Jawab tentang Registrasi Wilayah Adat
Berikut adalah daftar pertanyaan yang sering diajukan terkait Proses Registrasi Wilayah Adat di BRWA...
read more »

Displaying : 1 - 10 of 25 entries